Headline

Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.

Arus Balik Meningkat, Sistem Buka Tutup di Tol Cipali Dilakukan

Nurul Hidaya
24/3/2026 19:45
Arus Balik Meningkat, Sistem Buka Tutup di Tol Cipali Dilakukan
Jalan tol Cipali di arus balik Lebaran 2026.(Dok. MI)

HINGGA sore ini, jumlah kendaraan pemudik yang hendak balik ke Jakarta dan sekitarnya terus menunjukkan peningkatan di jalur tol Cipali. Rekayasa lalu lintas berupa one way di jalur tol di momen arus balik Lebaran 2026 masih dilakukan. 

Berdasarkan data dari Astra tol Cipali, selaku pengelola tol, mulai pukul 00.00 hingga 17.00 WIB pada H+2 Lebaran ini, tercatat sekitar 74 ribu kendaraan telah melintasi eks Gerbang Tol Cikopo menuju arah Jakarta, atau sekitar 92% dibandingkan periode yang sama pada hari sebelumnya. "Meskipun kendaraan terus mengalami peningkatan, implementasi rekayasa lalu lintas one way dapat menjaga arus lalu lintas tetap bergerak lancar dan terkendali," tutur Ardam Rafif Trisilo,  Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali, Selasa (24/3). 

Sekali pun lancar, namun penghambatan masih terjadi, khususnya di rest area. Selanjutnya demi menjaga kenyamanan pengguna jalan dalam memanfaatkan fasilitas istirahat, Astra Tol Cipali bersama Kepolisian wilayah memberlakukan sistem buka-tutup secara situasional di seluruh rest area di ruas Tol Cipali. Kebijakan ini berlaku di Rest Area KM 86, 102, 130, dan 166 jalur one way, serta Rest Area KM 164, 130, 101, dan 77 jalur normal.

Apabila rest area terpantau penuh, pengguna jalan diimbau untuk tidak berhenti di bahu jalan maupun memaksakan diri mengantre di jalur utama sebelum masuk area istirahat karena dapat memicu perlambatan arus.

"Sebagai alternatif, pengguna jalan juga dapat beristirahat di rest area berikutnya atau memanfaatkan tempat peristirahatan di luar gerbang tol terdekat. Kami menjamin bahwa total akumulasi tarif tol tetap sama meskipun pengguna jalan keluar-masuk gerbang tol untuk beristirahat," tutur Ardam.

Selanjutnya Astra Tol Cipali mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan, menjaga jarak aman antar kendaraan, dan wajib mematuhi arahan petugas di lapangan selama masa pemberlakuan rekayasa lalu lintas. "Kami juga mengimbau agar tidak berhenti di bahu jalan kecuali dalam kondisi darurat," tutur Ardam.  (H-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya