Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Nuanu Cultural Week Targetkan 35 Ribu Pengunjung saat Libur Lebaran 2026

Arnodhus Dae
19/3/2026 15:09
Nuanu Cultural Week Targetkan 35 Ribu Pengunjung saat Libur Lebaran 2026
Nuanu Cultural Week digelar selama libur Lebaran 2026.(MI/Arnoldus Dhae)

NUANU Creative City menggelar Nuanu Cultural Week selama libur Lebaran 2026 dengan menghadirkan beragam pertunjukan, lokakarya, dan kompetisi budaya yang menonjolkan keberagaman Indonesia. Kegiatan ini berlangsung selama 10 hari, mulai 20 hingga 29 Maret 2026.

Penyelenggaraan acara ini memanfaatkan momentum libur Lebaran yang dinilai sebagai salah satu periode dengan tingkat kunjungan tinggi. Tahun sebelumnya, Nuanu mencatat peningkatan signifikan jumlah pengunjung saat peluncuran sistem tiket resmi yang bertepatan dengan periode menjelang Lebaran.

Pada tahun ini, Nuanu menargetkan sebanyak 35.000 pengunjung selama pelaksanaan acara. Target tersebut dinilai realistis mengingat tingginya mobilitas masyarakat selama musim liburan.

Program Nuanu Cultural Week menghadirkan berbagai ekspresi budaya, mulai dari pertunjukan kecak dan gamelan khas Bali hingga qasidah dan hadrah. Seluruh rangkaian kegiatan digelar di berbagai area di Nuanu Creative City dan melibatkan komunitas seni serta masyarakat umum.

Brand and Communications Director Nuanu Creative City, Ida Ayu Astari Prada, mengatakan kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang untuk merawat budaya.

“Sebagai orang Bali, kami melihat Bali bukan hanya sebagai ruang yang terbuka untuk menyambut, tetapi juga sebagai tempat dengan budaya yang hidup, yang perlu terus dihadirkan, dijalankan, dan dihormati,” ujarnya.

Ia menambahkan, Nuanu Cultural Week menempatkan tradisi Bali sebagai inti kegiatan, sekaligus membuka ruang bagi publik untuk merasakan keberagaman budaya Indonesia dalam satu pengalaman terpadu.

Selain pertunjukan, Nuanu Social Fund juga menggelar kompetisi budaya bagi pelajar dan generasi muda pada 26–28 Maret 2026. Sejumlah lomba yang digelar antara lain Megenjekan, Mejanggeran, Tari Baris, dan Tari Condong.

Menurut Astari, keterlibatan generasi muda menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan budaya. “Program ini membuka ruang bagi tradisi untuk terus hidup melalui praktik, kedisiplinan, dan keterlibatan komunitas,” katanya.

Nuanu Cultural Week terbuka untuk umum dan diharapkan menjadi ruang pertemuan bagi seniman, komunitas lokal, dan pengunjung dari berbagai latar belakang, sekaligus memperkuat pertukaran budaya di momen Lebaran. (E-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik