Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Momen Lebaran 2026, Yuk Nonton Film Pelangi di Mars di Bioskop Indonesia

Supardji Rasban
18/3/2026 21:07
Momen Lebaran 2026, Yuk Nonton Film Pelangi di Mars di Bioskop Indonesia
Salah satu adegan di film Pelangi di Mars.(MI/Supardji Rasban)


DI tengah, momen Lebaran 2026, sebuah film fiksi saat ini tengah ditayangkan di bioskop di seluruh Undonesia. Film bertajuk "Pelangi di Mars" ini hadir bukan sekadar sebagai tontonan hiburan belaka. Namun, film ini juga membawa misi besar untuk membangkitkan mimpi dan imajinasi anak-anak Indonesia.

Mengambil konsep animasi yang menjangkau jauh ke depan (futuristik) dan sarat dengan nilai-nilai persahabatan dan kebaikan, film ini cocok ditonton bukan hanya kanak-kana, tapi juga menjadi tayangan segala usia. Mulai Rabu (18/3) film Pelangi di Mars ini mulai tayang di bioskop/cinema di seluruh Indonesia. Di Kota Tegal, Jawa Tengah, film ini tayang di Cinepolis Pacific, Kota Tegal.

Film yang disutradarai Upie Guava, ini merupakan hasil perjalanan panjang lebih dari lima tahun sejak pertama kali digagas pada 2020. Gawe ini lahir dari keresahan akan minimnya tokoh dan cerita fiksi ilmiah lokal yang mampu menginspirasi--terutama--kaum milenial.

"Film ini adalah bentuk usaha maksimal dari dedikasi para editor, animator, VFX artists, dan ratusan orang lain yang menyumbangkan bakatnya. Ini bukan sekadar proyek, namun sebuah gerakan. Kami persembahkan film ini untuk anak-anak Indonesia dan kalian semua yang percaya akan kekuatan dari sebuah mimpi," ujar Upie Guava, melalui keterangan resmi, Rabu (18/3/2026).

Upie berterus terang jika film Pelangi di Mars ini, terinspirasi dari karya-karya sci-fi dunia yang selama ini mendominasi layar lebar. Tapi Upie ingin menghadirkan gaya Indonesia yang dekat dengan anak-anak Indonesia.

"Dari situlah kami bekerja dan berkarya dan menghasilkan film Pelangi di Mars. Memotivasi anak-anak Indonesia, untuk bisa berpikir kalau mereka boleh bermimpi setinggi langit, dan mereka mampu menggapainya," ucap Upie. 

Tokoh utama dalam film ini adalah Pelangi, seorang anak yang diceritakan sebagai manusia pertama yang lahir di Planet Mars. Karakter ini menjadi simbol harapan, keberanian, dan kegigihan anak Indonesia dalam menghadapi tantangan besar, bahkan dalam upaya menyelamatkan dunia.

BUKTI KEMAJUAN INDUSTRI KREATIF

Di balik pesan kuat tersebut, film ini juga menjadi bukti kemajuan industri kreatif nasional. Produser Dendi Reynando menyebut bahwa proses produksi melibatkan ratusan talenta dari berbagai daerah di Indonesia.

"Pelangi di Mars jauh lebih besar dari sekadar saya dan sutradara. Film ini adalah milik kita semua, milik ratusan orang yang telah menaruh hatinya di sini,” kata Dendi.

Dengan memanfaatkan teknologi XR (Extended Reality), Pelangi di Mars menghadirkan visual spektakuler yang jarang ditemui dalam film anak Indonesia, sekaligus menunjukkan bahwa karya lokal mampu bersaing di level global.

Film produksi Mahakarya Pictures ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 18 Maret 2026, menjadikannya salah satu pilihan utama tontonan keluarga di momen Lebaran.

Seorang penonton yang ditemui di Cinepolis Pacific Kota Tegal, Dhanu Rekso, 41, menyampaikan jika dirinya terkesan dengan gambar-gambar yang futuristik. "Angan kita seakan melayang ke masa depan yang teramat jauh," aku Dhanu. (E-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik