Headline

Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.

Istana Minta Maaf Atas Penumpukan di Pelabuhan Gilimanuk

Media Indonesia
17/3/2026 15:16
Istana Minta Maaf Atas Penumpukan di Pelabuhan Gilimanuk
Foto udara sejumlah kendaraan pemudik antre memasuki kapal di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Minggu (15/3/2026)(ANTARA FOTO/Budi Candra Setya)

PEMERINTAH mengakui adanya sejumlah kendala dalam pelaksanaan arus mudik Lebaran 2026, terutama terkait penumpukan kendaraan di jalur penyeberangan Ketapang-Gilimanuk. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan tersebut dan memastikan pemantauan terus dilakukan secara intensif.

"Memang ada beberapa kejadian yang apa namanya kami mohon maaf, ada penumpukan oleh karena traffic yang cukup luar biasa di penyeberangan Ketapang dan Gilimanuk itu," ujar Prasetyo di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa (17/3).

Prasetyo menegaskan bahwa petugas di lapangan sedang bekerja keras mencari solusi teknis untuk mengurai antrean panjang tersebut di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat pada akhir Ramadan.

Pemerintah berkomitmen memastikan seluruh rangkaian kegiatan mudik tahun ini berjalan aman, lancar, dan terkendali.

"Sebagaimana yang sudah kami sampaikan pada saat Sidang Kabinet Paripurna dipimpin oleh Bapak Presiden, bahwa kami semua pemerintah telah bekerja keras untuk mengantisipasi dan memastikan seluruh kegiatan mudik, pulang kampung dapat berjalan dengan baik dan lancar," ujar Prasetyo.

Sebelumnya, dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jumat (13/3), Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan jajarannya untuk mematangkan persiapan Lebaran. Salah satu poin utamanya adalah meringankan beban masyarakat melalui potongan harga tiket.

"Pertama, saya minta Menteri Perhubungan untuk memastikan bahwa kebijakan diskon harga bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, baik diskon tiket di pesawat, kereta api, kapal laut, dan jalan tol, dan memastikan pelayanan yang baik di setiap tempat," tegas Presiden Prabowo.

Guna menjamin kelancaran arus mudik, Presiden juga meminta Panglima TNI dan Kapolri untuk mengerahkan sarana transportasi dan personel guna membantu mobilitas warga. Pemerintah berkomitmen penuh agar kegiatan pulang kampung tahun ini berjalan aman dan minim kendala.

(Ant/P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya