Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Pemkab Cilacap Siapkan 18 Unit Bus untuk Program Mudik Gratis

Lilik Darmawan
01/3/2026 19:54
Pemkab Cilacap Siapkan 18 Unit Bus untuk Program Mudik Gratis
Petugas melakukan verifikasii data warga calon peserta mudik gratis Idul Fitri 1447 H Pemprov DKI Jakarta saat hari pertama pelayanan di Sudin Perhubungan Jakarta Barat, Jakarta, Rabu (25/2/2026).(ANTARA/Muhammad Iqbal)

PEMKAB Cilacap, Jawa Tengah  menyiapkan 18 unit bus untuk mendukung program mudik dan balik rantau gratis Lebaran. Sebanyak 864 kursi disediakan bagi perantau asal Cilacap dengan rute Jakarta dan Bandung.

Program ini menjadi bagian dari dukungan daerah terhadap agenda mudik gratis Pemprov Jawa Tengah. Pemkab Cilacap menggandeng sejumlah pemangku kepentingan serta dunia usaha guna memperluas kuota keberangkatan warga perantauan. Untuk tingkat kabupaten/kota di Jawa Tengah, kuota dari Cilacap tercatat sebagai yang terbesar.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cilacap, Sukaryanto, menjelaskan dari total 18 unit bus yang disiapkan, empat unit dibiayai melalui APBD. Sementara 14 unit lainnya merupakan kontribusi stakeholder dan kalangan dunia usaha. “Total ada 18 unit bus dengan kapasitas 864 kursi. Empat unit dari APBD dan 14 unit dari stakeholder. Ini menjadi jumlah terbesar di Jawa Tengah untuk tingkat kabupaten/kota,” ujarnya.

Untuk arus mudik, Pemkab Cilacap menyiapkan enam bus rute Jakarta–Cilacap dan tujuh bus rute Bandung–Cilacap. Sedangkan arus balik rantau disediakan tiga bus rute Cilacap–Jakarta dan dua bus rute Cilacap–Bandung.

Pelepasan peserta mudik gratis dari Jakarta dijadwalkan berlangsung di Museum Purnabakti, kawasan Taman Mini Indonesia Indah, pada 16 Maret 2026. Sementara keberangkatan dari Bandung akan dilaksanakan di PT Dirgantara Indonesia pada hari yang sama pukul 15.00 WIB.

Untuk arus balik rantau, peserta akan diberangkatkan dari Kantor Dinas Perhubungan Cilacap pada Sabtu, 28 Maret 2026. Rute tujuan Jakarta dijadwalkan berangkat pukul 08.00 WIB, sedangkan tujuan Bandung pukul 09.00 WIB, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Terminal Bulupitu.

Sukaryanto menegaskan seluruh armada yang digunakan merupakan bus pariwisata dengan usia maksimal lima tahun. Kendaraan dipastikan dalam kondisi laik jalan, memiliki perizinan lengkap, serta memenuhi standar keselamatan. “Persyaratan kendaraan maksimal lima tahun, kursi dua-dua, kondisi prima dan izin lengkap. Keselamatan menjadi prioritas utama,” jelasnya.

Selain fasilitas transportasi gratis, peserta juga memperoleh konsumsi selama perjalanan, termasuk untuk berbuka puasa. Seluruh biaya kendaraan telah mencakup dukungan logistik tersebut.

Adapun rincian kuota yakni 288 kursi untuk rute Jakarta–Cilacap dan 336 kursi untuk Bandung–Cilacap. Sementara arus balik rantau tersedia 144 kursi untuk rute Cilacap–Jakarta serta 96 kursi untuk Cilacap–Bandung. Total keseluruhan mencapai 864 kursi. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya