Headline

Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.

10 Rumah Warga Rusak akibat Pergerakan Tanah di Sukabumi

Benny Bastiandy
26/2/2026 15:32
10 Rumah Warga Rusak akibat Pergerakan Tanah di Sukabumi
Sedikitnya 10 rumah warga di Kampung Cijambe RT 05/07, Desa/Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.(Dok. Istimewa)

SEDIKITNYA 10 rumah warga di Kampung Cijambe RT 05/07, Desa/Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, rusak akibat pergerakan tanah yang terjadi sejak awal pekan ini.

Manager Pusat Pengendali dan Operasional (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengatakan bencana pergeseran tanah terjadi secara bertahap sejak Senin (22/2) hingga Rabu (25/2).

"Hasil asesmen di lapangan, ada sekitar 10 rumah warga yang kondisinya rusak terdampak pergerakan tanah. Kejadiannya sejak Senin (22/2) hingga Rabu (25/2)," kata Daeng, Kamis (26/2).

Sebanyak 10 kepala keluarga atau 37 jiwa terdampak dalam peristiwa tersebut. Kerusakan rata-rata terjadi pada bagian dinding dan lantai rumah yang mengalami keretakan.

"Kami terus pantau sejak hari pertama terjadi pergerakan tanah. Kondisi retakan pada dinding dan lantai terus bertambah luas," ujarnya.

Menurut Daeng, pergerakan tanah dipicu curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi dalam beberapa hari terakhir yang menyebabkan kondisi tanah menjadi labil.

Selain pergerakan tanah di Bantargadung, potensi bencana hidrometeorologi juga terjadi di sejumlah wilayah lain di Kabupaten Sukabumi. Di Kecamatan Nagrak, pohon tumbang menimpa rumah warga saat angin kencang pada Rabu (25/2). Sementara di Kecamatan Waluran, hujan deras disertai angin menyebabkan satu rumah rusak akibat terbawa angin.

"Kami imbau masyarakat waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi karena hujan masih berpotensi terjadi," pungkasnya. (BB/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya