Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 1.842 hektare lahan pertanian di Kabupaten Grobogan terendam banjir akibat cuaca ekstrem yang terjadi pada Senin (16/2/2026). Data petani korban banjir Grobogan itu masih bersifat sementara dan akan diverifikasi lebih lanjut di lapangan.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) menyiapkan langkah pendampingan bagi petani terdampak untuk mengajukan klaim Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) jika terbukti mengalami gagal panen (puso).
Kepala Distanak Jateng, Defransisco Dasilva Tavares, mengatakan petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) akan melakukan pengecekan tingkat kerusakan tanaman sebelum menetapkan status puso.
“Petugas akan memastikan di lapangan apakah benar terjadi gagal panen, karena dalam kondisi terendam cukup sulit mendeteksi tingkat kerusakan,” ujarnya usai mendampingi Gubernur Jateng meninjau lokasi banjir, Selasa (17/2/2026).
Jika hasil verifikasi menyatakan puso, laporan akan diteruskan ke PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) sebagai penanggung jawab program AUTP.
Fransisco menjelaskan, batas waktu pelaporan klaim maksimal satu pekan sejak kejadian. Petani diminta segera mendokumentasikan kondisi lahan dan melapor melalui pesan singkat atau WhatsApp sebelum petugas melakukan pengecekan.
Ia mengakui belum seluruh petani terdaftar dalam program AUTP. Karena itu, pihaknya terus mendorong petani, khususnya di wilayah rawan bencana, agar segera mendaftarkan lahan melalui penyuluh pertanian.
Di tengah ancaman cuaca ekstrem, Pemprov Jateng tetap optimistis mencapai target swasembada pangan 2026. Tahun lalu, luas gagal panen di Jateng sempat mencapai 35 ribu hektare, namun tidak berdampak signifikan terhadap produksi.
Pada 2025, Jawa Tengah tercatat sebagai penyumbang produksi padi terbesar ketiga secara nasional dengan capaian sekitar 9,3 juta ton gabah kering giling. Pemerintah optimistis angka tersebut dapat ditingkatkan pada 2026. (H-3)
Jumlah warga terdampak banjir di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, meningkat menjadi 9 ribu kepala keluarga (KK).
AKIBAT diguyur hujan lebat pada Minggu (4/1) malam, banjir dengan ketinggian 10-80 sentimeter merendam sejumlah desa di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Senin (5/1).
BANJIR di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, yang semakin luas dan meninggi merendam 2.263 rumah dan 285 hektare sawah di 28 desa di 14 kecamatan.
Sebanyak 110 keluarga merupakan warga Desa Tanggirejo, Kecamatan Tegowanu diungsikan.
Hingga Rabu, (21/5) para korban banjir Grobogan telah lima hari menginap di pengungsian. Mereka mengungsi di Gedung Olahraga (GOR) GOR Tanggirejo.
Gaji guru PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, tercatat hanya Rp300 ribu per bulan, menjadikannya salah satu isu yang paling disorot publik.
kasus bullying atau perundungan di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah memperpanjang catatan kelam bahwa sekolah belum menjadi ruang yang aman bagi anak.
Hingga Rabu, (21/5) para korban banjir Grobogan telah lima hari menginap di pengungsian. Mereka mengungsi di Gedung Olahraga (GOR) GOR Tanggirejo.
Jebolnya tanggul sungai berada di Desa Baturagung, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan.
Perubahan struktur tanah dikarenakan sedang ada pembangunan talud
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved