Headline

Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.

ITB Bentuk Karakter Mahasiswa Melalui Penanaman Tiga Nilai Utama AIR

Naviandri
16/2/2026 15:59
ITB Bentuk Karakter Mahasiswa Melalui Penanaman Tiga Nilai Utama AIR
Program CDT bagi mahasiswa baru ITB.(MI/Naviandri)

UNTUK membentuk karakter unggul mahasiswa melalui penanaman tiga nilai utama Adaptif, Integritas dan Rendah hati (AIR), Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali menggelar program Character Development Training (CDT) tahap 2 bagi mahasiswa baru angkatan 2025 yang diselenggarakan Direktorat Kemahasiswaan (Ditmawa) ITB di Kampus ITB Jatinangor Minggu (15/2).

Humas CDT ITB 2025, Fitra Aulia Hariafiah menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian penyambutan mahasiswa baru yang telah dimulai sejak pertengahan 2025. “CDT ITB 2025 diselenggarakan Ditmawa ITB untuk membangun karakter AIR pada mahasiswa angkatan 2025,” ucapnya, Senin (16/2).

Fitra menambahkan bahwa pemilihan karakter AIR selaras dengan visi ITB dan ITB memandang karakter AIR ini selaras dengan visi-visi ITB untuk mencetak insan yang lulus dengan karakter unggul

Ketua Panitia CDT ITB 2025, Agung Imansyah menyatakan, kegiatan ini dirancang sebagai pelatihan per kelas yang melibatkan 40 panitia inti, 40 panitia lapangan, dan 257 trainee. "Kami berharap bisa menanamkan pengalaman kakak tingkat sebelumnya dan nilai-nilai sebagai modal menghadapi perkuliahan hingga lulus nanti,” terangnya.

Kepala Seksi Pendidikan Karakter Mahasiswa ITB,  Nannan Hendayana menerangkan, rangkaian CDT sendiri dimulai dengan Training for Trainers (TFT) Day 1, 2, dan 3, dilanjutkan CDT Tahap 1 pada 23 Agustus 2025 saat semester ganjil. Program ini melibatkan mahasiswa baru, alumni dan juga seluruh dosen untuk berdiskusi merencanakan kegiatan Ditmawa. “Terkhusus di CDT, kami fokus pada adaptif. Mudah-mudahan ke depannya lulusan ITB dapat beradaptasi dan berintegritas di manapun mereka bekerja,” tandasnya.

Sementara itu Kasubdit Pengembangan Karakter Mahasiswa ITB, Pipit Fitriani  memaparkan,  pada tahap pertama, para trainer fokus mengubah pandangan mahasiswa baru dalam masa transisi dari sekolah ke perkuliahan melalui diskusi yang memberikan pengalaman dan pengetahuan untuk identifikasi dan pemecahan masalah. Puncak kegiatan adalah CDT Tahap 2 yang disertai CDT Carnival sebagai momen transisi.

KESEHATAN MENTAL
Merespons pertanyaan mengenai maraknya masalah kesehatan mental di kalangan mahasiswa, pihak penyelenggara menegaskan komitmen ITB dalam menangani isu ini. Bahwa CDT merupakan salah satu dari berbagai kegiatan pencegahan.

“Mahasiswa harus mengikuti kegiatan asesmen kesehatan mental sebagai upaya preventif. Kami juga memberikan psikoedukasi untuk mahasiswa dan orang tua sebagai bekal menghadapi masalah terkait mental,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Pipit menyampaikan bahwa masalah mental menjadi fokus serius. ITB membekali trainer untuk bisa memperhatikan dan memantau mahasiswa baru di masa-masa perkuliahannya. Dengan pendekatan komprehensif yang menggabungkan pelatihan karakter, diskusi intensif dan perhatian pada kesehatan mental.

"Kami berharap mahasiswa angkatan 2025 dapat tumbuh menjadi lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan siap menghadapi tantangan di dunia kerja maupun masyarakat," sambungnya.(E-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik