Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

80,5% Publik Puas, Kinerja Gubernur NTT Dinilai Positif

Cahya Mulyana
13/2/2026 22:18
80,5% Publik Puas, Kinerja Gubernur NTT Dinilai Positif
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena (ketiga kiri).(Youtube/Voxpol Center Official)

GUBERNUR NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyatakan survei menunjukkan 80,5% publik puas terhadap kinerja pemerintahannya tahun pertama. Ia menilai capaian tersebut mencerminkan kepercayaan masyarakat sekaligus menjadi modal sosial mempercepat pembangunan daerah Nusa Tenggara Timur berkelanjutan.

“Kami bekerja dalam keterbatasan geografis, namun pelayanan pendidikan kesehatan terus diperluas hingga puskesmas pembantu dan praktik mandiri kesehatan. Fokus itu dijalankan melalui program produk desa sekolah komunitas terintegrasi pemasaran,” kata Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena menanggapi hasil survei Voxpol Center Research and Consulting bertajuk Kinerja Satu Tahun Masa Kepemimpinan Gubernur-Wakil Gubernur NTT Melki-Johni, Jakarta, Jumat (13/2).Melki menegaskan penurunan kemiskinan menjadi indikator awal keberhasilan sekaligus memperkuat kolaborasi pembiayaan pembangunan melibatkan publik nasional internasional. “Kami optimistis arah kebijakan dan akan dipercepat berbasis data survei, kata Emanuel Melkiades Laka Lena," terangnya.

Pihaknya berharap kepercayaan publik terjaga sehingga reformasi layanan pengentasan kemiskinan ekonomi lokal pendidikan kesehatan berjalan konsisten berkelanjutan. Hasil survei dijadikan baseline evaluasi berkelanjutan agar program prioritas benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur.

Direktur Voxpol Indonesia, Pangi Chaniago menyebut tingkat kepuasan tinggi menunjukkan legitimasi kuat sekaligus ruang evaluasi kebijakan pembangunan daerah. Ia menambahkan konsistensi program ekonomi layanan dasar menentukan tren berikutnya.

"Data survei juga menunjukkan mayoritas warga memprioritaskan perbaikan ekonomi kesejahteraan serta infrastruktur layanan dasar sebagai agenda pemerintah selanjutnya. Isu harga kebutuhan pokok lapangan kerja jalan rusak dan akses air bersih muncul dominan dalam penilaian responden survei," ucapnya.

Survei itu dilakukan secara kuantitatif melalui wawancara tatap muka (face to face) pada 5–14 Januari 2026, dengan melibatkan 800 responden yang tersebar di 22 kabupaten/kota di Provinsi NTT. Teknik pengambilan sampel menggunakan Multistage Random Sampling dengan margin of error ±3,47%, sehingga hasil survei dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan merepresentasikan pandangan masyarakat secara luas.

“Hasil survei menunjukkan tingkat kepercayaan publik yang tinggi terhadap kepemimpinan daerah. Sebanyak 72,5% responden menilai Pemerintah Provinsi NTT memahami permasalahan masyarakat, dan 75,4% meyakini pemerintah memiliki solusi atas persoalan yang dihadapi warga,” paparnya.

Dari sisi ekonomi, lanjut Pangi, sebanyak 59% responden menyatakan kondisi ekonomi semakin membaik sejak kepemimpinan Emanuel Melkiades Laka Lena–Johanis Asadoma, sementara 37,1 persen menilai kondisi relatif stabil. Di bidang keamanan, 88,1 persen responden menilai situasi daerah aman dan tertib, mencerminkan stabilitas sosial yang terjaga.

“Selain itu, 79,8% responden menilai perencanaan pembangunan Provinsi NTT sudah baik, dan 51,8% optimistis rencana tersebut dapat direalisasikan, menunjukkan kepercayaan publik terhadap arah pembangunan daerah,” pungkasnya. (Cah/P-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya