Headline

Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.

Detik-Detik Penembakan Pesawat di Boven Digoel, 2 Pilot Gugur

Insi Nantika Jelita
11/2/2026 15:57
Detik-Detik Penembakan Pesawat di Boven Digoel, 2 Pilot Gugur
Penembakan pesawat perintis PK-SNR tipe C208B EX di Bandar Udara Koroway Batu, Papua.(Dok. Netairspace)

INSIDEN penembakan kembali menghantam layanan penerbangan perintis di Papua. Pesawat Cessna Grand Caravan PK-SNR milik PT Smart Cakrawala Aviation, yang melayani rute Tanah Merah (TMH)-Danawage/Koroway Batu (DNW), ditembaki sesaat setelah mendarat di Bandar Udara Koroway Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.

Akibatnya, dua pilot dilaporkan meninggal dunia, sementara 12 penumpang dewasa dan satu bayi selamat.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan menyatakan menerima laporan insiden tersebut dari Kepala Satuan Pelayanan Bandar Udara Koroway Batu. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa mengatakan pesawat yang ditembak adalah PK-SNR tipe C208B EX yang dioperasikan untuk penerbangan perintis.

Sorotan tajam mengarah pada kerentanan pengamanan bandara perintis: penembakan terjadi bukan di rute penerbangan atau area jauh dari fasilitas, melainkan tepat setelah pesawat mendarat, momen yang seharusnya berada dalam kontrol pengamanan bandar udara.

Kronologi Insiden Pesawat Cessna Grand Caravan PK-SNR Ditembak

  • 10.38 WITA: Pesawat berangkat dari Bandar Udara Tanah Merah menuju Koroway Batu.
  • 11.05 WITA: Pesawat mendarat di Bandar Udara Koroway Batu.
  • Sesaat setelah mendarat: Pesawat mengalami penembakan, menurut keterangan Lukman.
  • 13.26 WITA: Ditjen Hubud menerima informasi dua pilot menjadi korban penembakan dan meninggal dunia. 12 penumpang dewasa dan satu bayi selamat.

Respons Pemerintah

Hingga berita ini disusun, Ditjen Hubud menyebut terus berkoordinasi dengan Otoritas Bandar Udara Wilayah X Merauke serta petugas yang ada di Bandara Koroway Batu untuk penanganan lanjutan.

Insiden ini menambah daftar alarm atas keselamatan penerbangan perintis, layanan vital bagi mobilitas warga di wilayah terpencil, yang kini menghadapi ancaman bukan hanya medan dan cuaca, tetapi juga risiko keamanan di titik pendaratan. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya