Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH terus memprioritaskan percepatan pemulihan kehidupan warga terdampak bencana alam di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatra Utara. Pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga korban bencana 25 November 2025 tersebut ditargetkan selesai lebih awal dari jadwal kontrak, yakni sebelum April 2026.
Pelaksana kegiatan dari CV Aek Jordan, B Lumbantobing, menyatakan bahwa meski secara administratif kontrak berakhir pada April, pihaknya berkomitmen melakukan percepatan di lapangan agar warga dapat segera menempati hunian yang layak.
“Sesuai perjanjian kontrak, target selesai April. Tetapi kami optimistis huntap ini dapat rampung sebelum April,” ujarnya kepada Media Indonesia, Rabu (11/2).
Prioritas Kualitas dan Kecepatan
Menurut Lumbantobing, pembangunan huntap menjadi urgensi utama mengingat kebutuhan mendesak warga akan tempat tinggal yang permanen. Meski dilakukan percepatan, ia menegaskan bahwa standar teknis tetap menjadi acuan utama.
“Pembangunan hunian tetap sangat dibutuhkan oleh warga korban bencana sehingga pelaksanaannya diprioritaskan agar dapat segera ditempati,” tambahnya. Ia juga menekankan bahwa percepatan dilakukan tanpa mengabaikan kualitas bangunan.
Progres Lapangan
Berdasarkan pantauan Media Indonesia di lokasi pembangunan, proyek yang berlokasi di Dusun Tor Nauli, Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adian Koting ini menunjukkan tren positif.
Langkah percepatan ini diharapkan mampu mengembalikan stabilitas sosial dan ekonomi warga Adian Koting yang terdampak bencana tahun lalu. (JH/P-2)
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan penanganan bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal tidak boleh berhenti pada fase tanggap darurat.
Kepala BNPB memastikan setiap kepala keluarga yang kehilangan rumah akan memperoleh satu unit hunian, meski sebelumnya tinggal bersama dalam satu rumah.
Penetapan penerima hunian tetap (huntap) pascabencana alam 25 November 2025 di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, berpotensi menimbulkan konflik sosial.
KEBUTUHAN akan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana di Kota Padang terus meningkat seiring berulangnya banjir yang melanda wilayah tersebut.
Maruarar menyampaikan pembangunan Huntap akan bergotong royong bersama Yayasan Buddha Tzu Chi sebagai bentuk nyata kehadiran negara untuk rakyat.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Sejumlah perairan Sumatra Utara berpotensi mengalami gelombang tinggi pada 27 hingga 29 Januari 2026 dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter.
Mobil Toyota Avanza yang mereka tumpangi dihantam kereta api penumpang di perlintasan tanpa palang pintu, Jalan Abdul Hamid, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi, Sumatra Utara.
Pencabutan izin usaha pertambangan (IUP) PT Agincourt Resources menjadi perhatian publik karena dampaknya yang luas, terutama terhadap ribuan tenaga kerja
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved