Headline

Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.

Huntap Korban Bencana Taput Ditargetkan Rampung Sebelum April

Januari Hutabarat
11/2/2026 14:03
Huntap Korban Bencana Taput Ditargetkan Rampung Sebelum April
Pembangunan hunian tetap (huntap) untuk korban bencana Tapanuli Utara di Dusun Tor Nauli ditargetkan selesai sebelum April 2026 .(MI/Januari Hutabarat)

PEMERINTAH terus memprioritaskan percepatan pemulihan kehidupan warga terdampak bencana alam di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatra Utara. Pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga korban bencana 25 November 2025 tersebut ditargetkan selesai lebih awal dari jadwal kontrak, yakni sebelum April 2026.

Pelaksana kegiatan dari CV Aek Jordan, B Lumbantobing, menyatakan bahwa meski secara administratif kontrak berakhir pada April, pihaknya berkomitmen melakukan percepatan di lapangan agar warga dapat segera menempati hunian yang layak.

“Sesuai perjanjian kontrak, target selesai April. Tetapi kami optimistis huntap ini dapat rampung sebelum April,” ujarnya kepada Media Indonesia, Rabu (11/2).

Prioritas Kualitas dan Kecepatan
Menurut Lumbantobing, pembangunan huntap menjadi urgensi utama mengingat kebutuhan mendesak warga akan tempat tinggal yang permanen. Meski dilakukan percepatan, ia menegaskan bahwa standar teknis tetap menjadi acuan utama.

“Pembangunan hunian tetap sangat dibutuhkan oleh warga korban bencana sehingga pelaksanaannya diprioritaskan agar dapat segera ditempati,” tambahnya. Ia juga menekankan bahwa percepatan dilakukan tanpa mengabaikan kualitas bangunan.

Progres Lapangan
Berdasarkan pantauan Media Indonesia di lokasi pembangunan, proyek yang berlokasi di Dusun Tor Nauli, Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adian Koting ini menunjukkan tren positif.

  •     Total Unit: 103 unit rumah.
  •     Realisasi Fisik: Mencapai sekitar 40%.
  •     Kondisi Terkini: Sejumlah unit bangunan telah memasuki tahap pengerjaan struktur dan dinding.

Langkah percepatan ini diharapkan mampu mengembalikan stabilitas sosial dan ekonomi warga Adian Koting yang terdampak bencana tahun lalu. (JH/P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eksa
Berita Lainnya