Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul dalam pemutakhiran data kejadian gempa yang disampaikan pukul 08.55 WIB mencatat gempa dengan magnitudo 6,4 ini menyebabkan kerusakan bangunan di 10 kapanewon (kecamatan) yang ada di Bantul. "Ada 13 titik yang terdampak," kata Sekretaris Pelaksana BPBD Bantul Ribut Bimo Haryo Tejo, Jumat.
Secara rinci, Bimo menjelaskan tercatat rumah rusak di 7 titik, tempat ibadah 2 titik, fasilitas pemerintah 1 titik, fasilitas pendidikan 2 titik dan fasilitas kesehatan 3 titik.
"Lokasinya tersebar di 9 kapanewon atau kecamatan. Imogiri, Jetis, Pundong, Kasihan, Srandakan, Banguntapan, Pleret, Bantul dan Pajangan," katanya.
Terbanyak, katanya di Kapanewon Jetis 3 titik, Kasihan dan Pajangan masing-masing 2 titik, sedangkan lainnya 1 titik. Sementara korban luka tercatat 15 orang. Mereka dirawat di RSUD Panembahan Senopati 6 orang, RS PKU Muhammadiyah Bantul 3 orang, RS Saras Adyatma 2 orang, RS Permata Husada dan RS St. Elizabeth masing-masing 1 orang serta 1 orang lainnya di rawat di tempat lain. (H-2)
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.
Hasil analisis BMKG menunjukkan episenter gempa berada pada koordinat 6,88 Lintang Selatan dan 107,79 Bujur Timur, atau sekitar 14 kilometer timur Kota Bandung
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan pusat gempa berada di darat, sekitar 16 kilometer timur Bantul, dengan kedalaman 11 kilometer.
GEMPA bumi tektonik bermagnitudo 6,4 mengguncang wilayah Mindanao, Filipina, Rabu (7/1) pukul 10.02 WIB.
Getaran gempa M4,2 memang cukup besar di beberapa wilayah. Namun, sampai saat ini dilaporkan belum ada dampak kerusakan akibat gempa.
BMKG melaporkan gempa bumi tektonik di Laut Selatan Sukabumi, Jawa Barat hari ini 13 Maret 2026 dini hari pukul 02.18 WIB. berdasarkan BMKG gempa terkini itu tak berpotensi tsunami
KABUPATEN Sukabumi, Jawa Barat, diguncang gempa tektonik bermagnitudo 5,4, Jumat (13/3) sekitar pukul 02.18 WIB.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.
KABUPATEN Sukabumi, Jawa Barat, diguncang gempa tektonik bermagnitudo 3,2, Selasa (24/2). Namun, dilaporkan tidak ada dampak kerusakan akibat peristiwa tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved