Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Waspada, Tinggi Gelombang di Perairan NTT Hingga 2,5 Meter

Palce Amalo
01/2/2026 13:32
Waspada, Tinggi Gelombang di Perairan NTT Hingga 2,5 Meter
Ilustrasi(ANTARA)

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang, Nusa Tengggara Timur (NTT) mengeluarkan peringatan potensi gelombang laut kategori sedang di sejumlah perairan daerah itu mulai 1-4 Februari 2026.

Lewat laman BMKG Maritim Tenau, gelombang tinggi tersebut  dipengaruhi oleh Sistem Tekanan Rendah di sekitar Teluk Carpentaria, Australia bagian utara, yang telah berkembang menjadi Bibit Siklon Tropis 98P. 

Sistem ini membentuk daerah pertemuan dan perlambatan angin yang berdampak pada dinamika cuaca dan laut di wilayah NTT. Adapun kecepatan angin berkisar 8-30 knot yang berpotensi meningkatkan tinggi gelombang laut.

Sedangkan tinggi gelombang dilaporkan berkisar 1,25-2,5 meter atau kategori sedang, terutama di perairan selatan dan perairan antar-pulau yang menjadi jalur pelayaran di NTT. Masyarakat juga diimbau mewaspadai awan cumulonimbus (Cb) yang dapat menyebabkan perubahan arah dan kecepatan angin secara tiba-tiba serta meningkatkan tinggi gelombang.

"Keberadaan awan cumulonimbus yang luas dan gelap bisa menambah angin dan tinggi gelombang," ujar Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang, Salsabila Nadhifvira Ardian.

Selain itu, BMKG juga mengingatkan adanya potensi banjir pesisir (rob) di sejumlah wilayah pesisir NTT pada 2-4 Februari 2026 akibat fase Perigee dan fenomena Bulan Purnama. Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi pesisir Flores-Alor, Sumba, Sabu-Raijua, serta Timor-Rote.

"Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak pasang maksimum air laut serta  terus memantau informasi cuaca maritim terkini dari BMKG," ujarnya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya