Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Polda NTT Kerahkan Brimob Cari Korban Longsor Manggarai Timur

Palce Amalo
25/1/2026 09:31
Polda NTT Kerahkan Brimob Cari Korban Longsor Manggarai Timur
Pencarian Dua Korban Tertimbun Longsor di Manggarai Timur(dok Humas Polda NTT)

POLDA Nusa Tenggara Timur (NTT) menerjunkan personel Satuan Brimob untuk membantu pencarian korban tanah longsor di Desa Goreng Meni, Kecamatan Lambaleda, Kabupaten Manggarai Timur, yang terjadi pada Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 15.00 Wita. Longsor itu akibat hujan deras berkepanjangan.

Personel yang diterjunkan sebanyak 13 orang, dipimpin Danki 2 Batalyon B Pelopor Iptu Soleman Welem Talo. Dansat Brimob Polda NTT Kombes Afrizal Asri mengatakan pengerahan personel ini merupakan bentuk respons cepat Polri dalam misi kemanusiaan, khususnya di wilayah rawan bencana.

“Brimob Polda NTT hadir untuk membantu masyarakat. Fokus utama kami adalah pencarian dua korban yang diduga masih tertimbun longsor, serta memastikan keselamatan warga dan personel di lapangan,” ujarnya, Minggu (25/1).

Setibanya di lokasi, Tim SAR Brimob langsung bergabung dengan unsur Pemerintah Daerah, BPBD, Polres Manggarai Timur, TNI, Basarnas, serta masyarakat setempat. Sebelum pencarian dilakukan, digelar rapat koordinasi bersama Wakil Bupati Manggarai Timur untuk menentukan strategi pencarian dan kebutuhan peralatan.

Dalam peristiwa longsor tersebut, satu warga atas nama Albina Ria, 54, dinyatakan meninggal. Sementara itu, dua warga Kampung Pau, Desa Goreng Meni, yakni Theresia Resen, 47, dan Yustina Mira, 19, hingga kini masih tertimbun material longsor.

Upaya pencarian korban menghadapi sejumlah kendala, di antaranya hujan deras disertai kabut tebal, kondisi tanah yang masih labil, keterbatasan alat berat, serta terputusnya jaringan listrik dan internet di lokasi bencana. Demi keselamatan seluruh pihak, pencarian korban dihentikan sementara dan direncanakan dilanjutkan setelah alat berat tiba di lokasi.

Selain menimbulkan korban jiwa, bencana longsor tersebut juga menyebabkan sebagian wilayah Kampung Pau terisolasi. Sejumlah warga terpaksa dievakuasi guna menghindari potensi longsor susulan.

Kabid Humas Polda NTT Kombes Henry Novika Chandra , mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem yang masih melanda sejumlah wilayah di NTT.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti longsor dan banjir. Jika terjadi hujan deras disertai angin kencang, segera menjauh dari lereng atau daerah rawan dan mengikuti arahan petugas,” ujarnya. (Z-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya