Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Nusa Tenggara Timur (NTT) menerjunkan personel Satuan Brimob untuk membantu pencarian korban tanah longsor di Desa Goreng Meni, Kecamatan Lambaleda, Kabupaten Manggarai Timur, yang terjadi pada Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 15.00 Wita. Longsor itu akibat hujan deras berkepanjangan.
Personel yang diterjunkan sebanyak 13 orang, dipimpin Danki 2 Batalyon B Pelopor Iptu Soleman Welem Talo. Dansat Brimob Polda NTT Kombes Afrizal Asri mengatakan pengerahan personel ini merupakan bentuk respons cepat Polri dalam misi kemanusiaan, khususnya di wilayah rawan bencana.
“Brimob Polda NTT hadir untuk membantu masyarakat. Fokus utama kami adalah pencarian dua korban yang diduga masih tertimbun longsor, serta memastikan keselamatan warga dan personel di lapangan,” ujarnya, Minggu (25/1).
Setibanya di lokasi, Tim SAR Brimob langsung bergabung dengan unsur Pemerintah Daerah, BPBD, Polres Manggarai Timur, TNI, Basarnas, serta masyarakat setempat. Sebelum pencarian dilakukan, digelar rapat koordinasi bersama Wakil Bupati Manggarai Timur untuk menentukan strategi pencarian dan kebutuhan peralatan.
Dalam peristiwa longsor tersebut, satu warga atas nama Albina Ria, 54, dinyatakan meninggal. Sementara itu, dua warga Kampung Pau, Desa Goreng Meni, yakni Theresia Resen, 47, dan Yustina Mira, 19, hingga kini masih tertimbun material longsor.
Upaya pencarian korban menghadapi sejumlah kendala, di antaranya hujan deras disertai kabut tebal, kondisi tanah yang masih labil, keterbatasan alat berat, serta terputusnya jaringan listrik dan internet di lokasi bencana. Demi keselamatan seluruh pihak, pencarian korban dihentikan sementara dan direncanakan dilanjutkan setelah alat berat tiba di lokasi.
Selain menimbulkan korban jiwa, bencana longsor tersebut juga menyebabkan sebagian wilayah Kampung Pau terisolasi. Sejumlah warga terpaksa dievakuasi guna menghindari potensi longsor susulan.
Kabid Humas Polda NTT Kombes Henry Novika Chandra , mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem yang masih melanda sejumlah wilayah di NTT.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti longsor dan banjir. Jika terjadi hujan deras disertai angin kencang, segera menjauh dari lereng atau daerah rawan dan mengikuti arahan petugas,” ujarnya. (Z-2)
PERUBAHAN cuaca yang terjadi cukup cepat di wilayah Batam membuat masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi pengguna transportasi laut dan udara.
Tetap waspadai cuaca ekstrem tersebut, karena dapat berdampak bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung.
BADAN Penanggulangan bencana daerah (BPBD) Jawa Timur melakukan i pengecekan kondisi peralatan Early Warning System (EWS) yang tersebar di berbagai daerah di Jatim
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di wilayah ibu kota selama sepekan ke depan.
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sulawesi Selatan hari ini, 6 Maret 2026. Makassar dan sekitarnya berpotensi hujan lebat hingga 13:10 WITA.
CUACA ekstrem yang ditandai dengan hujan lebat disertai angin kencang melanda Banyumas, Jawa Tengah pada Rabu (4/3) petang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved