Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Target Pemkot Bandung Tambah 5 Puskesmas yang Beroperasi 24 Jam

Naviandri
19/1/2026 15:49
Target Pemkot Bandung Tambah 5 Puskesmas yang Beroperasi 24 Jam
Puskemas Garuda buka 24 jam(Ist)

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menargetkan menambah lima puskesmas 24 jam untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan primer bagi seluruh masyarakat. Saat ini, di Kota Bandung baru ada dua puskesmas yang sudah beroperasi penuh selama 24 jam, yakni Puskesmas Ibrahim Adjie dan Puskesmas Garuda yang diresmikan penggunaannya oleh Wali Kota Bandung Muhammad Farhan pada tahun 2025.

“Saat ini kami tengah mempersiapkan penambahan puskesmas 24 jam secara bertahap di beberapa wilayah. Pemkot menargetkan penambahan lima puskesmas 24 jam. Pengembangan disesuaikan dengan kesiapan sistem pembiayaan layanan kesehatan yang berbasis kepesertaan BPJS Kesehatan," ungkap Kepala Dinkes Kota Bandung, Sony Adam, kemarin.

Adapun lima puskesmas yang direncanakan buka nonstop 24 jam tersebut adalah Puskesmas Pagarsih, Kopo, Padasuka, Cipadung, dan Cipamokolan. Model layanan yang diterapkan pada tahap awal akan menjadi prototipe yang direplikasi di lokasi-lokasi tersebut.

“Perbedaan puskesmas 24 jam dengan puskesmas reguler terletak pada durasi waktu pelayanan, artinya operasional pun dipastikan lebih lama dalam melayani masyarakat. Dari sisi tenaga medis dan kualitas layanan, seluruh puskesmas  telah memenuhi standar pelayanan kesehatan tingkat pertama,” tuturnya. 

Selain itu, pihaknya juga sudah menyiapkan anggaran yang akan dialokasikan untuk pembangunan dan perbaikan fasilitas puskesmas demi memberikan kenyamanan kepada masyarakat Kota Bandung. Beberapa puskesmas yang menjadi prioritas pembangunan fisik antara lain Puskesmas Pasawahan dan Pasir Jati.

Menurut Sony, pembangunan Puskesmas Pasawahan sempat terkendala persoalan lahan akibat proyek jalan, sehingga untuk pembangunan fisik bagi puskesmas itu baru dapat dilaksanakan pada tahun ini. Selain Pasawahan dan Pasir Jati, terdapat total lima puskesmas yang masuk dalam program pembangunan dan perbaikan gedung.

“Langkah pembangunan dan perbaikan puskesmas itu dilakukan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana layanan kesehatan di tingkat pertama untuk masyarakat di Kota Bandung,” tukasnya.(M-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik