Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menargetkan menambah lima puskesmas 24 jam untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan primer bagi seluruh masyarakat. Saat ini, di Kota Bandung baru ada dua puskesmas yang sudah beroperasi penuh selama 24 jam, yakni Puskesmas Ibrahim Adjie dan Puskesmas Garuda yang diresmikan penggunaannya oleh Wali Kota Bandung Muhammad Farhan pada tahun 2025.
“Saat ini kami tengah mempersiapkan penambahan puskesmas 24 jam secara bertahap di beberapa wilayah. Pemkot menargetkan penambahan lima puskesmas 24 jam. Pengembangan disesuaikan dengan kesiapan sistem pembiayaan layanan kesehatan yang berbasis kepesertaan BPJS Kesehatan," ungkap Kepala Dinkes Kota Bandung, Sony Adam, kemarin.
Adapun lima puskesmas yang direncanakan buka nonstop 24 jam tersebut adalah Puskesmas Pagarsih, Kopo, Padasuka, Cipadung, dan Cipamokolan. Model layanan yang diterapkan pada tahap awal akan menjadi prototipe yang direplikasi di lokasi-lokasi tersebut.
“Perbedaan puskesmas 24 jam dengan puskesmas reguler terletak pada durasi waktu pelayanan, artinya operasional pun dipastikan lebih lama dalam melayani masyarakat. Dari sisi tenaga medis dan kualitas layanan, seluruh puskesmas telah memenuhi standar pelayanan kesehatan tingkat pertama,” tuturnya.
Selain itu, pihaknya juga sudah menyiapkan anggaran yang akan dialokasikan untuk pembangunan dan perbaikan fasilitas puskesmas demi memberikan kenyamanan kepada masyarakat Kota Bandung. Beberapa puskesmas yang menjadi prioritas pembangunan fisik antara lain Puskesmas Pasawahan dan Pasir Jati.
Menurut Sony, pembangunan Puskesmas Pasawahan sempat terkendala persoalan lahan akibat proyek jalan, sehingga untuk pembangunan fisik bagi puskesmas itu baru dapat dilaksanakan pada tahun ini. Selain Pasawahan dan Pasir Jati, terdapat total lima puskesmas yang masuk dalam program pembangunan dan perbaikan gedung.
“Langkah pembangunan dan perbaikan puskesmas itu dilakukan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana layanan kesehatan di tingkat pertama untuk masyarakat di Kota Bandung,” tukasnya.(M-2)
Pemkot Bandung akan mengkaji dan mengembangkan teknologi yang lebih ramah lingkungan seperti RDF, budidaya maggot, pengolahan organik, serta pengurangan sampah dari sumber.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menggelar Bandung Jaga Kesehatan Hewan (Bangsawan Expo) pada Sabtu (14/2).
DINAS Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmatan) Kota Bandung turut mengambil peran aktif dalam penanganan bencana longsor di wilayah Cisarua, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.
BENCANA longsor yang terjadi di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melakukan pengawasan ketat.
Pemkot Bandung memberi bantuan yang difokuskan pada upaya evakuasi korban serta operasional dapur umum bagi warga terdampak bencana longsor di Cisarua
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup (KLH) melarang penggunaan insinerator mini untuk mengolah sampah.
Ajat,37 berprofesi sebagai penjual es keliling dengan penghasilan Rp30 ribu per hari. Ia dicoret dari peserta penerima PBI karena mampu oleh dinas sosial
Kemenkes menegaskan rumah sakit tidak boleh menolak pasien peserta PBI dengan status JKN nonaktif sementara hingga tiga bulan.
Dinas Kesehatan telah menurunkan tim medis serta menyiagakan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.
Terdapat 160 kasus DBD pada Oktober 2025, 161 kasus pada November dan meningkat menjadi 163 kasus DBD pada Desember 2025 di Jakarta Barat.
Pada 2025 ada 24.851 jiwa terduga Tb. Sampai Agustus, ditemukan 15.300 terduga, dengan temun kasus baru sebanyak 1.978 orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved