Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Tanpa Kembang Api, Kota Bandung Tetap Bersinar di Malam Tahun Baru

Naviandri
01/1/2026 17:28
Tanpa Kembang Api, Kota Bandung Tetap Bersinar di Malam Tahun Baru
Suasana malam pergantian tahun di Kota Bandung, tetap meriah tanpa kembang api.(Dok.Diskominfo Kota Bandung)

 

DI malam pergantian tahun, Kota Bandung, Jawa Barat, membuktikan bahwa kemeriahan tidak selalu harus diiringi dentuman kembang api. Meski langit Bandung tak dipenuhi cahaya warna-warni, denyut kegembiraan tetap terasa di jalan-jalan kota, ruang publik dan pusat keramaian. Semua dipadati warga hingga lewat tengah malam.

Ribuan masyarakat tumpah ruah di berbagai titik favorit seperti Alun-alun Bandung, Jalan Asia Afrika, Braga, hingga kawasan Dago. Mereka datang bersama keluarga, sahabat, dan komunitas, menikmati suasana kota dengan berjalan santai, berfoto, menyaksikan hiburan, serta mencicipi beragam kuliner khas Bandung.

Absennya kembang api tak menyurutkan antusiasme warga. Sebaliknya, banyak yang menilai suasana malam tahun baru kali ini terasa lebih nyaman, aman, dan ramah bagi semua kalangan, terutama anak-anak dan lansia. Tanpa suara ledakan dan asap, warga dapat menikmati pergantian tahun dengan lebih tenang dan penuh kebersamaan.

“Justru lebih enak seperti ini. Tidak bising, anak-anak tidak kaget dan kita bisa menikmati kota dengan santai,” ungkap Rahman wisatawan dari Jakarta yang sengaja datang dan merayakan malam pergantian di Jalan Asia Afrika Bandung, Rabu (31/12) malam.

Tak sedikit pula warga yang memaknai perayaan ini sebagai bentuk kedewasaan bersama dalam menyambut tahun baru. Menurut mereka, esensi pergantian tahun terletak pada kebersamaan, refleksi diri, serta harapan baru, bukan semata-mata pada kemewahan perayaan.

“Bandung tetap terasa hidup. Ramai, tapi tertib. Ini yang kami harapkan dari perayaan tahun baru,” ucap pengunjung lainnya asal Tasikmalaya, Deni.

GELIAT EKONOMI
Di balik ramainya warga, geliat ekonomi juga terasa kuat. Para pelaku UMKM dan pedagang kaki lima mengaku penjualan meningkat signifikan sejak sore hari hingga menjelang tengah malam.  Makanan, minuman, dan jajanan menjadi buruan warga yang menikmati malam pergantian tahun di ruang-ruang publik.

Sementara itu, kehadiran petugas gabungan dari berbagai unsur turut menjaga situasi tetap kondusif. Pengamanan, pengaturan lalu lintas, serta patroli rutin membuat warga merasa aman dan nyaman selama perayaan berlangsung.

Secara keseluruhan, perayaan malam Tahun Baru di Kota Bandung berlangsung lancar, tertib, dan penuh kehangatan. Tanpa kembang api, Bandung justru menunjukkan wajah lain perayaan tahun baru, sederhana, inklusif, dan sarat makna kebersamaan. Warga pun berharap konsep perayaan seperti ini dapat terus dipertahankan, menjadikan Bandung sebagai kota yang tidak hanya meriah, tetapi juga nyaman dan manusiawi dalam merayakan setiap momentum penting.

“Alhamdulillah kondusif. Hal terpenting, tim kesehatan standby di stasiun karena setelah perjalanan jauh biasanya ada warga yang mengalami gangguan kesehatan,” kata Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.

LAKUKAN MONITORING
Pada malam pergantian tahun Farhan melakukan monitoring dengan menggunakan kendaraan roda dua dengan menyasar sejumlah titik strategis, antara lain Pos Pengamanan Stasiun Bandung, Paskal 23, Pos Pengamanan Terpadu Soekarno, serta kawasan Balai Kota. 

Dalam kegiatan ini, Wali Kota didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bandung, di antaranya Kapolres Kota Bandung, Dandim, unsur Polisi Militer (Denpom), Kejaksaan, TNI AL (Lanal). Serta Sekretaris Daerah Kota Bandung, Asisten Daerah (Asda) 1, 2, dan 3, para kepala perangkat daerah serta seluruh tim gabungan.

Dalam pengamanan malam Tahun Baru, Pemkot Bandung bersama TNI-Polri menyiagakan 18 Pos Pengamanan (Pos Pam) yang tersebar di berbagai titik kota. Seluruh jajaran TNI, Polri, Koramil, Polsek, hingga Forkopimda disebut berada dalam kondisi siaga penuh.  (E-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya