Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Solo Tanpa Pesta Kembang Api saat Malam Tahun Baru, Walikota Respati Ajak Doa Bersama di Koridor Budaya Gatsu

Widjajadi
31/12/2025 21:12
Solo Tanpa Pesta Kembang Api saat Malam Tahun Baru, Walikota Respati Ajak Doa Bersama di Koridor Budaya Gatsu
Ilustrasi(Dok Istimewa)

KOTA Solo tanpa pesta kembang api maupun bunyi petasan saat merayakan pergantian tahun 2025 menuju 2026. Namun begitu, Walikota Respati Ardi menyediakan banyak lokasi untuk ragam perayaan dengan ekspresi berkesenian, dan yang bersifat konteplatif, reflektif dan doa.

Salah satu malam puncak pada gelaran "Solo is Solo Year End Gatsu Kalcer" yang akan dihadiri walikota milenial itu 1adalah penyelenggaraan panggung budaya di kawasan Perempatan Sarpon, sisi Koridor Gatsu.

Panggung malam tahun baru ini akan menampilkan pertunjukan dari 3 Grub Band SKA lokal kota Solo, yaitu The Mobster, Time A dan GerSKA yang akan memainkan lagu lagu berirama SKA.

Kehadiran band band SKA ini sengaja dipilih oleh SOLO IS SOLO, melihat sepanjang tahun 2025 kemarin dimana setiap pertunjukan SKA di Urban Stage Soloissolo selalu mendapat insight yang sangat tinggi.

Walikota Respati akan membersamai ribuan warga untuk momen Refleksi Akhir Tahun & Doa Harapan 2026. Pada momen  ini akan diwarnai dengan penyalaan ratusan lilin dan flash HP oleh ribuan pengunjung, serta sayatan biola dari Arief Blind Violis Tunanetra

Saat momen itu dimulai, maka kondisi hening sejenak di perempatan paling riuh di Jalan Utama kota Solo ini. Setelahnya
panggung malam tahun baru, akan melengkapi berbagai konten kreatif anak muda yang selama beberapa hari ini digelar di Koridor Gatsu.

Kegiatan yang ada selama beberapa hari terakhir adalah  ¹Street Art Market dan Street Music Performing serta Lifestyle Market dan Vintage Market yang juga telah digelar secara reguler di setiap weekend sejak 31 Desember 2022 silam.

Catatan Media Indonesia, selama 10 Hlhari terakhir, tercatat puluhan ribu pengunjung yang banyak diantaranya adalah wisatawan luar kota mengalir memenuhi Koridor Gatsu di waktu malam hari.

Ratusan brand lokal dari para kreator dan Kafe Kafe Kekinian di Koridor ini terlihat cukup ramai selama liburan akhir tahun kali ini, setiap harinya nyaris selalu rame oleh ribuan pengunjung dan wisatawan sehingga mencatat transaksi total hingga ratusan juta rupiah selama gelaran hampir 2 minggu.

Kawasan budaya Gatsu, sejak tiga tahun terakhir ini telah menjadi destinasi wisata. Keberadaanya sangat populer untuk kota Solo bahkan kondang  dikenal sebagai Ruang Publik Kreatif bagi anak anak muda kreatif, skena dan menjadi salah satu kalcer generasi muda di kota ini.

Selama 16 hari penyelenggaraan edisi khusus liburan akhir tahun ini, SOLO IS SOLO  menggandeng PMI untuk Open Donasi Donor Darah bagi pengunjung, melalui penyediaan Bus Donor, hingga saat mampu menghimpun donatur darah, berupa sumbangan ratusa kantong darah . Ada juga serkileran atau donasi kebencanaan melalui performing musik.

" SOLO IS SOLO sendiri hari ini telah menginjak usia 9 tahun, sejak pertama digelar sebagai festival mural pada malam tahun baru 2017 silam, dan usia 3 tahun bagi program Street Art Market yang digelar pertama kali pada malam tahun baru 2022 silam," tutur Direktur Program SOLO IS SOLO, Irul Hidayat kepada Media Indonesia. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya