Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
RAJA Charles III bersama Ratu Camilla menyatakan duka mendalam atas tragedi kebakaran maut yang melanda resor ski Crans-Montana, Swiss, pada malam pergantian tahun. Kebakaran di Bar Le Constellation tersebut merenggut sekitar 40 nyawa dan melukai 115 orang lainnya.
Melalui pernyataan resmi di media sosial, Raja Charles mengungkapkan kepedihan hatinya melihat perayaan anak muda yang berubah menjadi petaka.
"Sangat memilukan malam perayaan bagi kaum muda dan keluarga justru berubah menjadi tragedi mengerikan seperti ini," tulis sang Raja. Beliau juga menyampaikan kekagumannya atas kerja keras petugas penyelamat serta simpati mendalam bagi para korban dan keluarga yang ditinggalkan.
Presiden Swiss, Guy Parmelin, menetapkan lima hari berkabung nasional sebagai penghormatan bagi para korban. Parmelin menyebut insiden ini sebagai salah satu peristiwa paling traumatis dalam sejarah Swiss.
"Ini adalah drama dengan skala yang tidak terbayangkan. Banyak kehidupan muda yang hilang dan terhenti begitu saja," ujar Parmelin. Ia menegaskan pemerintah bertanggung jawab memastikan tragedi serupa tidak terulang kembali demi masa depan generasi muda.
Kebakaran dimulai sekitar pukul 01.30 waktu setempat. Saksi mata menyebut api dipicu oleh kembang api atau flare yang dipasang pada botol sampanye, yang kemudian menyambar langit-langit bar. Dalam hitungan detik, api melahap seluruh ruangan, termasuk area ruang bawah tanah yang sesak oleh ratusan pengunjung, sebagian besar remaja.
Ulysse Brozzo, 16, seorang instruktur ski lokal, menggambarkan kepanikannya saat mengetahui banyak temannya berada di dalam bar tersebut. "Ini benar-benar tragedi total. Ada ratusan orang di dalam," katanya. Rekaman video menunjukkan kobaran api oranye membumbung dari gedung, sementara beberapa orang tergeletak tak berdaya di jalanan.
Komandan Polisi Valais, Frédéric Gisler, mengerahkan 42 ambulans dan 13 helikopter untuk mengevakuasi korban ke berbagai rumah sakit spesialis di Sion, Lausanne, Jenewa, dan Zurich. Pihak Rumah Sakit Universitas Lausanne melaporkan tengah merawat 22 pasien usia muda, dengan delapan di antaranya dalam kondisi kritis.
"Ini akan menjadi proses yang panjang dan intensif, berlangsung selama beberapa minggu, bahkan mungkin berbulan-bulan," jelas Claire Charmet, Manajer Umum rumah sakit tersebut.
Hingga saat ini, tim forensik masih bekerja keras mengidentifikasi korban melalui sampel DNA. Tantangan berat muncul karena banyaknya korban yang merupakan turis mancanegara. Italia melaporkan 16 warga negaranya hilang, sementara 12 lainnya dipastikan terluka.
Jaksa Penuntut Valais, Beatrice Pilloud, menyatakan investigasi masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti kebakaran, termasuk memeriksa standarisasi pintu darurat dan tangga bangunan yang dilaporkan sangat sempit. Otoritas Swiss juga mengimbau para turis di kawasan tersebut untuk ekstra hati-hati guna menghindari kecelakaan lain yang dapat membebani sumber daya medis yang saat ini sudah melampaui kapasitas. (BBC/The Guardian/Z-2)
Pengacara keluarga Cyane Panine mengungkap fakta baru terkait kebakaran maut di Bar Le Constellation, Swiss. Pemilik dituduh lalai hingga tewaskan 40 orang.
Wali Kota Crans-Montana meminta maaf setelah terungkap Bar Le Constellation, lokasi kebakaran maut yang menewaskan 40 orang, tidak diaudit sejak 2019.
SWISS sedang dilanda salah satu tragedi terburuknya setelah kebakaran melanda satu bar di kawasan Alpine saat perayaan Malam Tahun Baru. Ini menewaskan lebih dari 40 orang.
BAR Le Constellation di resor ski Crans-Montana, Swiss, memiliki pintu keluar darurat. Sebagian besar orang di dalam tempat tersebut akan kesulitan menemukannya setelah kebakaran terjadi.
KEMBANG api yang diletakkan di atas botol sampanye tampaknya menjadi sumber kebakaran yang melanda satu bar yang ramai di Swiss selatan pada Hari Tahun Baru.
NOA Bersier tiba bersama beberapa temannya di Le Constellation tak lama setelah tengah malam pada Kamis (1/1). Ia mendapati bar itu ramai, meskipun tidak penuh sesak.
Pengacara keluarga Cyane Panine mengungkap fakta baru terkait kebakaran maut di Bar Le Constellation, Swiss. Pemilik dituduh lalai hingga tewaskan 40 orang.
Wali Kota Crans-Montana meminta maaf setelah terungkap Bar Le Constellation, lokasi kebakaran maut yang menewaskan 40 orang, tidak diaudit sejak 2019.
Kepolisian Valais Swiss berhasil mengidentifikasi seluruh 40 korban tewas kebakaran bar Crans-Montana. Dua manajer bar ditetapkan sebagai tersangka kelalaian.
BAR Le Constellation di resor ski Crans-Montana, Swiss, memiliki pintu keluar darurat. Sebagian besar orang di dalam tempat tersebut akan kesulitan menemukannya setelah kebakaran terjadi.
KEMBANG api yang diletakkan di atas botol sampanye tampaknya menjadi sumber kebakaran yang melanda satu bar yang ramai di Swiss selatan pada Hari Tahun Baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved