Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Polres Nagan Raya Bersihkan Pesantren Terdampak Banjir Bandang

Aries Wijaksena
22/12/2025 15:02
Polres Nagan Raya Bersihkan Pesantren Terdampak Banjir Bandang
.(Dok Humas Polri)

Kepolisian Resor (Polres) Nagan Raya menunjukkan respons cepat dalam membantu masyarakat terdampak bencana dengan melaksanakan aksi gotong royong massal di Pesantren Tgk Chik di Kale Alue, Desa Blang Puuk, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Minggu (21/12). 

Kegiatan kemanusiaan ini melibatkan personel kepolisian yang bersinergi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Nagan Raya untuk mempercepat pemulihan fasilitas publik pascabencana.

Setibanya di lokasi, tim gabungan langsung memfokuskan tenaga untuk mengevakuasi sisa-sisa material banjir yang menumpuk di area pendidikan tersebut. Lumpur pekat, material kayu, serta reruntuhan yang terbawa arus banjir bandang dibersihkan secara intensif agar sarana ibadah dan ruang belajar para santri dapat segera difungsikan kembali secara normal. 

Langkah ini dinilai krusial guna memastikan aspek pendidikan di wilayah terpencil tersebut tidak terhenti terlalu lama akibat dampak bencana alam.

Mengenai kehadiran personel di titik bencana, Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Erdi A. Chaniago menyatakan bahwa aksi ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat. Beliau menegaskan bahwa Polri memiliki tanggung jawab moral untuk hadir di tengah warga yang sedang mengalami kesulitan, terutama dalam fase pemulihan fisik lingkungan.

“Polri hadir untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana, tidak hanya dari sisi keamanan, tetapi juga dalam upaya pemulihan. Gotong royong ini menjadi bentuk kepedulian nyata agar aktivitas masyarakat, khususnya di lingkungan pesantren, dapat segera kembali normal,” kata Erdi.

Berdasarkan laporan perkembangan situasi di lapangan, aksesibilitas di wilayah Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang mulai menunjukkan perbaikan signifikan meskipun terkendala cuaca. Jembatan kayu darurat yang sebelumnya rusak kini dilaporkan sudah dapat dilalui oleh kendaraan roda empat. Di saat yang bersamaan, material untuk pembangunan jembatan Bailey telah tiba di lokasi menggunakan kendaraan berat, walaupun masih terdapat satu unit pengangkut yang tertahan akibat kondisi medan jalan yang terjal dan licin.

Kondisi cuaca di lokasi pembersihan sendiri terpantau masih diguyur hujan, namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat personel gabungan dalam melakukan penanganan pascabencana. 

Erdi menambahkan bahwa sinergi lintas instansi ini diharapkan mampu memulihkan semangat psikologis masyarakat serta mengembalikan fungsi infrastruktur yang rusak. Menurutnya, pemulihan pascabencana harus didukung oleh semua pihak agar proses transisi menuju kehidupan normal dapat berjalan lebih cepat dan terukur.

Polres Nagan Raya memastikan akan terus menyiagakan personelnya di lokasi guna memantau perkembangan cuaca serta memberikan bantuan lanjutan jika diperlukan. Upaya pemulihan ini merupakan wujud nyata pelayanan Polri yang tidak hanya terbatas pada tugas penegakan hukum, namun juga menyentuh aspek kemanusiaan dan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan uluran tangan di wilayah terdampak bencana. (P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Aries
Berita Lainnya