Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Dampak banjir besar yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang hampir sebulan lalu masih menyisakan persoalan serius bagi warga. Selain kerusakan fisik, tumpukan lumpur kering di sejumlah ruas jalan protokol kini berubah menjadi debu pekat yang mengganggu aktivitas serta mengancam kesehatan masyarakat.
Merespons kondisi tersebut, jajaran Polri melakukan aksi cepat melalui pembersihan dan penyiraman jalan protokol di Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (25/12).
Upaya ini difokuskan untuk meminimalisir sebaran debu akibat lalu lintas kendaraan yang memicu gangguan pernapasan bagi pengguna jalan dan warga sekitar.
Pasimin Yon Batalyon B Pelopor Korbrimob Polri, Ipda Suyanto, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian institusinya terhadap pemulihan lingkungan pascabencana.
"Penyiraman dan pembersihan ini kami lakukan untuk menghilangkan sisa lumpur banjir yang telah mengering. Harapannya, masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan nyaman tanpa risiko kesehatan dari polusi debu," ujar Suyanto.
Langkah ini juga diambil sebagai tindak lanjut atas temuan tim kesehatan Polri di lapangan. Berdasarkan hasil pemantauan rutin, ditemukan peningkatan signifikan jumlah warga yang mengeluhkan gangguan kesehatan, terutama Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Menanggapi hal tersebut, tim dokter Polri telah disiagakan untuk memberikan pengobatan langsung, mulai dari pemberian obat batuk, pilek, hingga vitamin penurun demam.
Dalam kesempatan yang sama, Ipda Meyrina Dwi Yanti, anggota Bidokkes Polda Jawa Barat yang sedang melaksanakan tugas BKO di Polda Aceh, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan proteksi diri.
“Kondisi lingkungan pascabanjir memang rentan penyakit. Kami meminta masyarakat selalu menggunakan masker saat berada di luar rumah dan rutin mengonsumsi vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh,” tuturnya.
Polri berkomitmen untuk terus mengawal proses pemulihan di Aceh Tamiang melalui pelayanan kesehatan yang berkelanjutan dan normalisasi fasilitas publik. Sinergi antara pembersihan infrastruktur dan layanan medis ini diharapkan dapat mempercepat kembalinya produktivitas warga yang terdampak bencana. (P-5)
Aksi kolaboratif ini menjadi simbol kuat bahwa stabilitas dan pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang memerlukan kerja sama erat dari seluruh unsur keamanan.
Selain penguatan sumber daya manusia, Polri juga mengerahkan alat-alat berat untuk mempercepat pembersihan sisa material bencana
Acara berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian doa, puji-pujian, serta penampilan seni dari anak-anak pengungsian.
JKM adalah hak mutlak setiap peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Kehadiran kapal ini menjadi solusi taktis di tengah upaya pemerintah daerah memperbaiki jembatan yang rusak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved