Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Pemerintah Aceh Terapkan Sistem Buka-Tutup di Jembatan Awe Geutah

Fajri Fatmawati
20/12/2025 14:35
Pemerintah Aceh Terapkan Sistem Buka-Tutup di Jembatan Awe Geutah
Jembatan Awe Geutah, Kabupaten Bireuen,(Istimewa)

Pemerintah Aceh resmi menerapkan sistem buka-tutup pada operasional Jembatan Awe Geutah, Kabupaten Bireuen, sebagai jalur alternatif utama pascabencana banjir. Kebijakan ini diambil untuk memastikan arus transportasi umum tetap bergerak meski volume kendaraan mengalami kepadatan.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, mengimbau seluruh pengguna jalan—baik kendaraan roda dua, empat, maupun enam—untuk bersabar dan mematuhi instruksi petugas di lapangan demi ketertiban bersama.
Waspada Material Lumpur di Jalur Alternatif

Kondisi jalur alternatif via Awe Geutah saat ini masih dalam tahap pembersihan. Muhammad MTA mengingatkan para pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan karena masih banyaknya sisa material banjir di bahu jalan.

"Arus transportasi di jembatan alternatif Awe Geutah diharapkan terus berjalan tertib. Namun, kami meminta pengendara berhati-hati karena di sisi kiri dan kanan jalan masih banyak material sisa banjir, seperti lumpur dan sedimen lainnya. Keselamatan adalah prioritas utama," ujar Muhammad MTA, Sabtu (20/12).

Pengaturan lalu lintas di lokasi melibatkan personel gabungan dari Polres Bireuen, TNI, Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Aceh, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Aceh.

Kabar baik datang dari progres pembangunan Jembatan Bailey Krueng Tingkeum – Kuta Blang. Berdasarkan koordinasi dengan Kepala BPJN Aceh, proyek tersebut kini telah memasuki tahap akhir (finishing) dan terus dikebut pengerjaannya.

"Insyaallah, jembatan tersebut akan selesai secara fungsional sekitar tanggal 25-26 Desember mendatang. Jembatan ini nantinya mampu menahan tonase beban kendaraan hingga 20 ton," ungkap Muhammad MTA.

Jika Jembatan Bailey tersebut rampung sesuai target, rekayasa lalu lintas di lintas nasional dipastikan akan jauh lebih lancar di bawah kendali petugas. Muhammad MTA menegaskan bahwa Pemerintah Aceh, dengan supervisi Pemerintah Pusat, terus melakukan berbagai langkah strategis untuk pemulihan infrastruktur pascabencana.

"Langkah pemulihan terus kami lakukan. Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus bersatu agar Aceh bisa segera bangkit lebih kuat dari dampak bencana ini," pungkasnya. (P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Aries
Berita Lainnya