Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA ekstrem masih berpotensi terjadi di 22 daerah Minggu (21/12), juga gelombang tinggi mencapai 4 meter di perairan selatan dan air laut pasang (rob) setinggi 1 meter di perairan utara Jawa Tengah. Warga diminta mewaspadai kondisi tersebut karena dapat berdampak bencana.
Meskipun cuaca Jawa Tengah pagi pada umumnya cerah berawan, namun memasuki siang, sore hingga awal malam hujan ringan-sedang berpeluang mengguyur secara merata dengan waktu bervariasi. Bahkan cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi terjadi di 22 daerah.
Gelombang tinggi 2,5-4 meter masih berlangsung di perairan selatan Jawa Tengah, sedangkan di sejumlah kawasan perairan utara ketinggian gelombang 1,25-2,5 meter dan air laut pasang (rob) setinggi 1 meter, kondisi ini cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran terutama kapal nelayan dan tongkang saat kecepatan angin di atas 15 knot.
"Waspadai gelombang tinggi di perairan Jawa Tengah tersebut pada Minggu (21/12), meskipun kondisi cuaca hanya hujan ringan namun cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran," ke atas prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Usman Effendi.
Selain itu, air laut pasang (rob), lanjut Usman, juga kembali berlangsung di perairan utara dengan ketinggian maksimum 1 meter pada pukul 21.00-24.00 WIB, sehingga berdampak banjir di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah seperti Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Jepara dan Pati.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Arif N mengatakan cuaca ekstrem juga masih berpotensi di 22 daerah di Jawa Tengah pada Minggu (21/12), sehingga warga diminta untuk mewaspadai kembali bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung.
Daerah berpotensi dilanda cuaca ekstrem, ungkap Arif, tersebar di sejumlah kawasan pegunungan, dataran tinggi, Jawa bagian barat yaitu Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Karanganyar, Sragen, Pati, Ungaran, Temanggung, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Surakarta, Salatiga, Tegal, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa.
"Daerah lainnya diguyur hujan ringan-sedang, angin bertiup dari arah barat ke utara dengan kecepatan 10-25 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95%," ugar Arif Minggu (21/12). (E-2)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, aparat antirasuah menyasar Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Banjir di Pekalongan mengganggu operasional kereta api. KAI mencatat refund tiket penumpang mencapai Rp3,5 miliar akibat pembatalan perjalanan.
Melihat kondisi cuaca yang masih hujan hingga saat ini, ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ikut serta melakukan modifikasi cuaca.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Sementara itu di Kabupaten Pati ratusan warga di Desa Doropayung, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, kini mulai mengungsi di tiga lokasi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved