Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
Pasca-banjir bandang yang melanda Kabupaten Pidie Jaya, aparat kepolisian bergerak cepat melakukan pemulihan fasilitas publik. Personel gabungan Polres Pidie Jaya menggelar bakti sosial pembersihan sisa lumpur di dua titik vital, yakni Dayah Al-Hijrah, Gampong Mesjid Tuha (Meureudu) dan Meunasah Gampong Pante Beureune (Meurah Dua), Jumat (19/12).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, dengan mengerahkan personel lintas satuan, mulai dari jajaran Polres, Brimob BKO, hingga personel dari empat Polsek terdekat.
Aksi bersih-bersih ini difokuskan pada area yang sebelumnya menjadi tumpuan warga saat masa darurat banjir. Di Dayah Al-Hijrah, petugas menyisir balai pengajian yang sempat digunakan sebagai tempat penampungan pengungsi.
Sementara di Gampong Pante Beureune, konsentrasi pembersihan dilakukan pada fasilitas tempat wudhu dan bangunan utama meunasah. Mengingat fungsinya sebagai pusat ibadah dan evakuasi, normalisasi sarana sanitasi menjadi prioritas utama agar kesehatan warga tetap terjaga.
Kapolres Pidie Jaya menegaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari komitmen pelayanan prima Polda Aceh dengan semboyan “Meutuah Sabe Tajaga, Aceh Mulia”. Menurutnya, Polri harus menjadi pihak pertama yang merespons kesulitan masyarakat, terutama di saat pascabencana.
“Rangkaian bakti sosial ini adalah bentuk pengabdian nyata. Kami ingin memastikan masyarakat bisa kembali beribadah dan anak-anak bisa kembali mengaji di lingkungan yang bersih dan sehat. Polri selalu hadir untuk meringankan beban warga,” tegas AKB Ahmad Faisal Pasaribu.
Kehadiran jajaran perwira utama Polres di lapangan, mulai dari Kabag SDM hingga para Kapolsek, menunjukkan keseriusan institusi dalam penanganan bencana. Masyarakat setempat pun menyambut positif langkah tersebut dan turut bahu-membahu menyingkirkan lumpur pekat yang mengendap di dalam bangunan.
Melalui aksi ini, Polres Pidie Jaya menegaskan bahwa peran kepolisian melampaui tugas penegakan hukum, yakni menjadi pelayan kemanusiaan yang responsif terhadap situasi darurat di lingkungan masyarakat. (P-5)
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya profesionalisme, persatuan, dan kedekatan dengan rakyat dalam tubuh TNI dan Polri
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo menekankan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja TNI-Polri demi rakyat.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Lemahnya fungsi pengawasan dinilai menjadi titik krusial yang menghambat keberhasilan agenda reformasi Polri
Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan kepada jajaran TNI dan Polri dalam rapat pimpinan (rapim) yang digelar di Istana Kepresidenan, Senin (9/2).
SEJUMLAH kementerian dan lembaga negara membahas penguatan moderasi beragama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved