Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Kapolda Sumut Larang Personel Cuti Selama Operasi Lilin Toba 2025

Yoseph Pencawan
18/12/2025 14:25
Kapolda Sumut Larang Personel Cuti Selama Operasi Lilin Toba 2025
.(MI/Yoseph)

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menetapkan status siaga penuh dalam menyambut libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Mengantisipasi lonjakan mobilitas yang diprediksi mencapai 5,53 juta orang, Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto mengeluarkan instruksi tegas melarang seluruh personel mengambil cuti.

Sebanyak 11.417 petugas gabungan dari unsur Polri, TNI, serta pemerintah daerah disiagakan dalam pengamanan bersandi Operasi Lilin Toba 2025 yang akan berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

Kapolda menegaskan bahwa larangan cuti bertujuan untuk menjamin kehadiran negara secara maksimal di tengah masyarakat. Sumut diprediksi menjadi salah satu provinsi tujuan favorit nasional, sehingga potensi kemacetan dan gangguan kamtibmas meningkat signifikan.

"Survei Kementerian Perhubungan memperkirakan pergerakan masyarakat mencapai 5,5 juta lebih di Sumut. Karena itu, saya tidak memperbolehkan personel cuti agar pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat dapat diberikan secara maksimal," ujar Irjen Whisnu, Kamis (18/12).

Selain tantangan mobilitas, pengamanan tahun ini diperberat oleh ancaman cuaca ekstrem. Saat ini, sedikitnya 19 kabupaten/kota di Sumatera Utara tengah dilanda bencana hidrometeorologi akibat curah hujan tinggi yang memicu banjir dan tanah longsor.

“Tantangan tambahan kita adalah bencana alam yang berdampak pada akses jalan dan distribusi logistik. Seluruh personel diinstruksikan tidak hanya menjaga kamtibmas, tetapi juga siap melakukan misi kemanusiaan dan evakuasi jika terjadi bencana susulan,” tambah Kapolda.

Meski angka kecelakaan lalu lintas sepanjang Januari-November 2025 tercatat menurun dibanding tahun lalu, Polda Sumut tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalur rawan longsor. Sinergi lintas sektor diharapkan mampu menciptakan suasana Nataru yang aman, damai, dan kondusif bagi seluruh warga Sumatera Utara. (YP/P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Aries
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik