Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan akan membangun stadion olahraga bertaraf internasional sebagai upaya peningkatan sumber daya manusia dan prestasi olahraga daerah tersebut. Pembangunan stadion senilai Rp1 triliun ini dibangun di wilayah Kota Banjarbaru, ibukota provinsi Kalsel.
"Rencana pembangunan stadion internasional terus kita matangkan. Kita sudah melaksanakan studi kelayakan untuk pembangunan stadion di Banjarbaru," ungkap Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, M Yasin Toyib, Senin (8/12).
Sebelumnya Dinas PUPR Provinsi Kalsel juga telah melakukan sosialisasi pengadaan tanah pembangunan stadion. Sosialiasi dihadiri pihak BPN, Pemerintah Kota Banjarbaru, hingga para warga atau perwakilan pemilik lahan yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan.
Pemilihan Kota Banjarbaru sebagai lokasi pembangunan stadion internasional karena pertimbangan ketersediaan lahan dan posisi Banjarbaru sebagai ibukota provinsi. Adapun lokasi pembangunan stadion tepatnya di persimpangan Jalan Gubernur Syarkawi dan Jalan Lingkar Utara Banjarbaru, atau berdekatan dengan Persemaian Liang Anggang yang masih masuk wilayah Kelurahan Landasan Ulin Barat, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru.
"Anggaran pembangunan sekitar Rp1 triliun yang berasal dari APBD Kalsel tahun jamak. Untuk Detail Engineering Design (Ded) pembangunan stadion kami rampungkan tahun ini. Apabila pengadaan tanah selesai, tahun 2026 sudah bisa dilaksanakan pembangunannya," kata Yasin.
Selain stadion nantinya juga akan dibangun kawasan sport center. Pihaknya memastikan lokasi pembangunan tidak bersinggungan dengan lokasi Hutan Lindung Liang Anggang Banjarbaru.
Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman yang juga owner PS Barito Putera mengatakan pembangunan stadion olahraga bertaraf internasional di Kalsel sebagai upaya peningkatan sumber daya manusia dan prestasi olahraga daerah, termasuk sepakbola. "Tentunya stadion ini akan berstandar internasional. Akan ada survei dari PSSI terkait kelayakan. Stadion ini nantinya bisa dipakai untuk kegiatan-kegiatan internasional," tuturnya. (E-2)
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyalurkan dana bagi hasil pajak daerah triwulan IV tahun anggaran 2025 ke 13 kabupaten/kota, senilai Rp600 miliar lebih.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bekerjasama dengan Bank Indonesia menggelar National Halal Fair sebagai upaya memperkuat ekosistem ekonomi syariah.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat persediaan cadangan (buffer stok) di sejumlah daerah rawan bencana di wilayah tersebut.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tengah mengkaji pembangunan sodetan sungai dan revitalisasi folder alabio guna mengatasi bencana banjir tahunan.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat logistik lumbung sosial dan kampung siaga bencana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved