Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan bekerjasama dengan Bank Indonesia menggelar National Halal Fair sebagai upaya memperkuat ekosistem ekonomi syariah. Nasional Halal Fair digelar bersamaan event Pasar Wadai Ramadhan (Ramadhan Cake Fair) di kawasan Siring Nol Kilometer Banjarmasin.
Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Kalimantan Selatan, Eddy Elminsyah Jaya, Kamis (26/2), mengatakan National Halal Fair merupakan kolaborasi Pemprov Kalsel bersama Bank Indonesia dan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS).
"Ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong pertumbuhan UMKM halal di Banua. Dalam National Halal Fair, ada beberapa stand yang menyediakan sertifikasi halal bagi UMKM, serta stand Badan Amil Zakat Nasional, UIN Antasari, hingga perbankan syariah,” tuturnya.
Melalui penguatan ekosistem halal, pemerintah daerah ingin mendorong daya saing UMKM sekaligus memperluas akses pembiayaan dan literasi keuangan syariah. Terkait mekanisme sertifikasi halal, dijelaskan para pelaku UMKM dapat langsung mendatangi stand sertifikasi.
"Tim dari pusat kajian halal akan melakukan pendampingan sesuai karakteristik usaha. Jika berbahan baku sederhana, bisa melalui skema self declare atau pernyataan mandiri halal. Untuk yang bahan bakunya beragam, bisa dikonsultasikan kepada petugas. Untuk sertifikasi self declare, itu gratis,” jelasnya.
Pemerintah menargetkan sebanyak mungkin UMKM memanfaatkan layanan tersebut. Program sertifikasi halal ini akan berlangsung selama even Ramadhan Cake Fair. Jumlah UMKM di Kalimantan Selatan tercatat sebanyak 509.766 unit, yang terdiri dari 507.230 usaha mikro, 2.201 usaha kecil, dan 335 usaha menengah.
Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Fikar Fauzan, mengatakan melalui National Halal Fair, diharapkan tercipta ekosistem ekonomi syariah yang semakin inklusif, terintegrasi, dan berdampak langsung terhadap peningkatan kapasitas serta legalitas UMKM.
National Halal Fair melibatkan pemerintah daerah, perbankan syariah seperti Bank Kalsel Syariah dan Bank Syariah Indonesia, serta Kadin yang membawa sejumlah UMKM binaan dengan produk halal dan berizin edar.
Diketahui tingkat literasi maupun inklusi syariah di Kalsel masih rendah. Tercatat tingkat literasi baru 43,4% sedangkan inklusi syariah baru 13,4 persen. (E-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved