Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Kalsel Perkuat Logistik Lumbung Sosial

Denny Susanto
04/12/2025 21:43
Kalsel Perkuat Logistik Lumbung Sosial
Kepala Bidang Penanganan Bencana Dinas Sosial Kalsel, Ahmadi, saat memantau Posko Peduli Bencana Sumatera di Banjarmasin.(MI/Denny Susanto)

CUACA buruk berupa hujan deras disertai angin kencang yang terus melanda sebagian besar wilayah Kalimantan Selatan berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat logistik lumbung sosial dan kampung siaga bencana.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Penanganan Bencana Dinas Sosial Kalsel, Ahmadi, Kamis (4/12), saat memantau Posko Peduli Bencana Sumatra di Banjarmasin. "Bencana banjir dan longsor yang terjadi di Sumatra harus menjadi pelajaran bagi kita semua. Karena itu langkah mitigasi dan kesiapsiagaan harus kita lakukan sedini mungkin," kata Ahmadi.

Saat ini sebagian besar wilayah Kalsel mengalami cuaca buruk berupa hujan deras disertai angin kencang. Bahkan wilayah-wilayah pesisir juga terancam rob.

Salah satu upaya mitigasi yang dilakukan yaitu memperkuat logistik pada lumbung sosial dan peningkatan kewaspadaan masyarakat yang bermukim di daerah rawan bencana atau kampung siaga bencana. "Logistik permakanan sangat penting apabila terjadi bencana. Ini terus kita tambah pada lumbung sosial, juga sosialisasi bagi warga kampung siaga bencana," kata Ahmadi.

Di Kalsel saat ini sudah terbangun 46 lumbung sosial dan terbanyak ada pada kecamatan-kecamatan rawan bencana seperti Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan dan Tanah Bumbu. Tiga kabupaten ini ditetapkan sebagai Kawasan Siaga Bencana (KSB). Selain itu ada 24 kampung siaga bencana.

Pada bagian lain Rapat Koordinasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) se-Indonesia 2025 yang berlangsung di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan membahas berbagai persoalan mendesak, salah satunya perencanaan pembangunan berbasis mitigasi bencana. 

Ketua Forum Bappeda se-Indonesia, Dikky Anugrah, mengatakan ada berbagai persoalan penting yang dibahas dalam rakor nasional ini. Diantaranya adalah upaya mitigasi bencana dimulai dari perencaaan. Bagaimana perencanaan pembangunan di daerah dapat melihat faktor-faktor pemicu bencana sehingga dapat diantisipasi sedini mungkin. 

Dikky yang juga menjabat Kepala Bappelitbang Provinsi Sumatra Utara, mengungkapkan duka citanya atas bencana besar yang melanda Sumatera dan mengajak pemerintah daerah untuk menyalurkan bantuan sebagai bentuk kepedulian bersama. Terkait hal ini Pemprov Kalsel melalui Dinas Sosial sejak beberapa waktu lalu telah membuka Posko Bantuan dan Peduli Bencana Sumatra. (E-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya