Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Jelang Nataru, Harga Cabai di Tasikmalaya Merangkak Naik

Kristiadi
06/12/2025 21:44
Jelang Nataru, Harga Cabai di Tasikmalaya Merangkak Naik
Jelang Natal dan tahun baru, komoditas pasokan cabai merah di tingkat petani tidak mampu memenuhi kebutuhan pasar dan menyebabkan harganya mengalami kenaikan cukup signifikan seharga Rp 90 ribu per kilogram.(MI/KRISTIADI)

JELANG Natal dan tahun baru, komoditas pasokan cabai merah di tingkat petani tidak mampu memenuhi kebutuhan pasar dan menyebabkan harganya mengalami kenaikan cukup signifikan seharga Rp 90 ribu per kilogram. Kenaikan tersebut, disebabkan banyaknya lahan perkebunan cabai selama ini masih belum melakukan panen dan banyak lahan terdampak banjir.

Seorang pedagang pasar Induk Cikurubuk, Dadang, 52, mengatakan, harga komoditas cabai merah domba, cabai rawit di pasar tradisional harganya sudah merangkak naik dan sekarang kenaikan masih terjadi pada cabai lokal. Kenaikan tersebut, disebabkan dari pengaruh cuaca ekstrem dan produksi belum stabil hingga pasokan berkurang.

"Memang permintaan cabai cukup tinggi tapi pasokan yang dikirim terbatas, apalagi selama ini pembeli cabai rata-rata paling banyak dari pemilik warung nasi, pedagang bakso tapi bagi warga lainnya tidak sampai 5 per kg. Para pembeli cabai bagi rumah tangga selama ini rata-rata hanya membeli Rp 10 ribu," katanya, Jumat (5/12/2025).

Ia mengatakan, kenaikan komoditas cabai di Priangan Timur terjadi jelang natal dan tahun membuat pembeli masih terbatas, mengingat harganya merangkak naik. Akan tetapi, untuk pasokan cabai yang dikirim dari distributor ke pasar masih terkendala cuaca buruk dan produksi belum stabil hingga sebagian masih menunggu masa panen.

"Untuk jenis cabai merah memang selama ini mengalami kenaikan cukup signifikan mulai dari cabai merah domba semula dijual Rp 65 ribu menjadi Rp 80 ribu perkg, cabai rawit Rp 65 ribu, cabai merah keriting Rp 58 ribu, cabai merah TW Rp 70 ribu, dan cabai kriting hijau Rp 45 ribu perkg," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Tasikmalaya, Sofian Zaenal Mutaqin mengatakan, harga komoditas cabai merah di pasaran merangkak naik jelang Nataru hingga sekarang ini harga cabai merah besar Rp 80 ribu di pasar Cikurubuk dan pasar Pancasila Rp 90 ribu perkg. Namun, tingginya harga cabai karena hasil produksi belum stabil dan permintaan mengalami peningkatan.

"Kenaikan cabai tidak mudah ditangani dan selama ini dipasok dari luar daerah yakni Kabupaten Garut, Ciamis dan Majalengka, tapi kami tetap mendorong program Sejuta Tanaman Pangan Cegah Inflasi (Setaman Cinta), agar warga dapat menanam cabai di pekarangan rumahnya masing-masing," pungkasnya. 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya