Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

321Jalan Rusak Diterjang Banjir di Sumbar

Yose Hendra
04/12/2025 20:42
321Jalan Rusak Diterjang Banjir di Sumbar
Jembatan jalan kabupaten di Jorong Seberang Aia, Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatra Barat(Yose Hendra/MI)

SEBANYAK 321 jalan dan jembatan terdampak banjir di Sumbar. Kondisi ini menghambat penanganan darurat, khususnya pendistribusian bantuan kepada masyarakat.

Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), perbaikan akses dilakukan pada jalan kabupaten-kota, provinsi dan nasional. 

Dari data, diketahui lerusakan di jalan kabupaten-kota sebanyak 321 titik, jalan provinsi 172 titik dan jalan nasional 62 titik. 

Adapun untuk penanganan jalan nasional yang rusak,  sebanyak 25 unit alat berat telah digunakan memperbaiki. 

Alat berat tersebut tersebar di beberapa titik, misalnya di Kabupaten Solok, Agam dan Tanah Datar. Balai Pelaksana Jalan Nasional Kementerian Pekerjaan Umum melakukan perbaikan di jalan nasional, sedangkan Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Sumbar pada jalan provinsi. 
 
"Akses tidak hanya pada perbaikan jalan, tetapi juga perbaikan akses dengan jembatan darurat bailey. Sebanyak 22 unit jembatan darurat dibutuhkan, seperti di Kabupaten Agam, Pasaman, Pasaman Barat, Kota Pariaman, Padang Pariaman, Solok, Kota Padang dan Tanah Datar," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Kamis (4/12).
 
Perkembangan pada Rabu (3/12), personel  dan alat berat membersihkan material longsor pada  sejumlah titik di Kabupaten Pasaman Barat, Agam, Padang  Pariaman, Solok dan Pasaman. Selain pembersihan material longsor, normalisasi sungai juga dilakukan di Pesisir Selatan. Misalnya pembersihan material lumpur, batu dan kayu di Jorong Tantaman, Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan, Agam. 
 
"Dengan perbaikan jalan nasional dan provinsi, distribusi bantuan pangan dan non-pangan diharapkan dapat berjalan efektif," pungkasnya. (H-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik