Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumbar untuk berpartisipasi aktif dalam pendistribusian bantuan ke seluruh daerah terdampak bencana.
Instruksi ini dikeluarkan menyusul membanjirnya bantuan dari berbagai pihak 17 hari pascabencana, yang membuat skema penyaluran yang hanya bergantung pada OPD teknis tidak lagi relevan dan berpotensi menyebabkan penumpukan logistik.
"Bantuan tidak boleh menumpuk, setiap yang masuk harus didistribusikan segera. Seluruh OPD harus ikut membantu pendistribusiannya," tegas Gubernur Mahyeldi, Jumat (12/12).
Mahyeldi menjelaskan, perubahan pola distribusi dilakukan karena Dinas Sosial (Dinsos) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memiliki keterbatasan. "Tidak mungkin semuanya kita bebankan kepada Dinsos dan BPBD, mereka juga punya keterbatasan. Itulah alasan kenapa polanya sekarang kita rubah," ungkapnya.
Selain distribusi, Mahyeldi juga menyoroti pentingnya percepatan validasi data di Posko Terpadu Penanggulangan Darurat Bencana Alam Sumbar. Akurasi dan kelengkapan data sangat dibutuhkan sebagai dasar perencanaan rehabilitasi dan rekonstruksi dampak bencana.
"Proses rekapitulasi data terus kita pantau secara berkala. Agar akurasi dan validasinya terjaga," kata Mahyeldi.
Berdasarkan rekapitulasi sementara hingga Jumat (12/12), total masyarakat terdampak tercatat sebanyak 296.307 jiwa. Data kerusakan meliputi korban jiwa 241 orang meninggal dunia, 93 hilang, dan 382 luka-luka.
Kerusakan rumah, 1.539 unit rusak berat, 1.132 rusak sedang, dan 5.421 rusak ringan.
Kerusakan pertanian, 7.227 hektar sawah, 7.284 hektar lahan, dan 1.125 hektar kebun masyarakat terdampak. (YH/P-5)
Sebanyak 97 paket Lebaran disalurkan kepada para guru dan pegawai pondok pesantren yang berisi beras, minyak goreng, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi tinjau pergerakan tanah di Majalengka. Siapkan bantuan Rp1 Miliar, rumah tahan gempa, dan relokasi berkonsep Kampung Wisata.
Bantuan yang disalurkan tidak hanya menyasar kebutuhan jangka pendek, tetapi juga perbaikan infrastruktur jangka panjang.
Bantuan disalurkan untuk masyarakat terdampak bencana tanah bergerak di Desa Kajen dan Padasari, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
Ini merupakan bentuk kepedulian USK terhadap mahasiswa terdampak sekaligus upaya meringankan beban ekonomi mereka.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved