Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
'TAK ada manusia yang terlahir sempurna. Syukuri apa yang ada hidup adalah anugerah. Tetap jalani hidup ini melakukan yang terbaik.'
Itu adalah lirik dari tembang lawas D’Masiv berjudul Jangan Menyerah yang dikumandang duet remaja penyandang disabilitas Immanuel dan Kepala Kepolisian Daerah Jambi Inspektur Jenderal Krisno H Siregar, di Aula Gedung Diksus (Pendidikan Khusus) Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Sri Soedewi Masjchun Syofwan, Kota Jambi, Rabu siang (3/12), sungguh menggetarkan hati.
Diiringi musik tradisional angklung yang dimainkan belasan teman tuli, untaian lirik lagu Jangan Menyerah yang dibawakan Immanuel dan Krisno H Siregar, sangat menyentuh dan menyemangati 300 siswa dan guru SLB Negeri Sri Soedewi Masjchun Syofwan yang Rabu itu memperingati Hari Disabilitas Internasional Tahun 2025 bersama Kapolda Jambi beserta wakil dan para pejabat utamanya.
"Kami datang untuk bersilaturahmi dan melihat bagaimana anak-anak hebat dan istimewa yang dididik di sini. Jangan pernah merasa berbeda, tetap percaya diri dan gali potensi kalian. Kami, Polda Jambi, akan mendukung apa pun potensi yang kalian miliki. Dan senantiasa hadir untuk memberikan perlindungan inklusif,” ungkap Kapolda Krisno H Siregar usai menyaksikan beberapa atraksi kesenian dari siswa asal beberapa kelas.
Diiringi suara peluit yang ditiup seorang siswa, Krisno mengapresiasi kerja tulus para tenaga pendidik yang selama ini telah membimbing 300-an siswa SLB Negeri Sri Soedewi Masjchun Syofwan. Mereka sejatinya punya hak dan kesempatan sama sebagai generasi pengisi Pembangunan Indonesia Emas 2045. Krisno juga mengabarkan, negara akan selalu hadir.
Bahkan, melalui jalur rekrutmen jalur proaktif, negara memberikan peluang kepada siswa penyandang disabilitas yang berminat untuk bergabung menjadi anggota Polri. Kepala Sekolah SLB Sri Soedewi Masjchun Sofwan Budi, menyebutkan kehadiran Krisno H Siregar dan sejumlah pejabat utama Polda Jambi Rabu itu, memberikan energi positif bagi lingkungan pendidikan inklusif.
“Kehadiran kepolisian menunjukkan bahwa Polri bukan hanya penjaga keamanan, tetapi juga mitra bagi para penyandang disabilitas. Anak-anak memiliki hak yang sama untuk belajar dan mewujudkan cita-cita mereka. Kami berharap sinergi dengan Polda Jambi terus meningkat dan berlanjut,” ungkapnya. (SL/E-4)
Menteri PPPA Arifah Fauzi menekankan pentingnya mendorong kemandirian, kesiapan hidup, serta pembangunan masa depan yang layak bagi anak penyandang disabilitas.
Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025 kembali menjadi momentum penting untuk menegaskan komitmen bersama dalam menciptakan masyarakat yang inklusif dan berkeadilan.
Mitra Netra pun mengajak seluruh pemangku peran untuk memastikan tersedianya kesempatan kerja yang adil bagi penyandang disabilitas netra.
Dalam momentum Hari Disabilitas Internasional, sebuah festival inklusi bertajuk Limitless Fest 2025 digelar melalui kampanye keberlanjutan Bangun Bangsa.
Menag Nasaruddin Umar menegaskan kembali komitmen pemerintah untuk memastikan semua ruang publik di bawah naungan Kemenag ramah bagi penyandang disabilitas.
Pada acara kelulusan, 15 MUA Tuli Bakti BCA berkesempatan memamerkan kemampuan rias mereka lewat pagelaran fashion show koleksi IKAT Indonesia karya desainer Didiet Maulana.
KEGIATAN pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) yang diagendakan saban hari Kamis oleh Kepolisian Daerah Jambi jajaran diharapkan bisa memperkuat keimanan dan ketakwaan personel untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.
INDONESIA adalah anugerah dari Sang Pencipta.
SUKSES penyelamatan Bilqis, 4, korban penculikan anak asal Makassar, memberi harapan bagi pasangan Firda-Azwani, warga Dusun (Desa) Danau, Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo, Jambi.
TAUFIK Nurmandia, sang Direktur Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi Rabu (12/11) siang, terlihat bersenang hati.
Polres Bungo, Polda Jambi masih mengungkap kasus kematian Erni Yulianti, dosen yang dibunuh Bripda Waldi. Bripda Waldi menggunakan rambut palsu saat berupaya menghilangkan jejak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved