Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansyarullah membatalkan pesta pernikahan putranya menyusul duka akibat bencana banjir bandang dan longsor yang melanda provinsi tersebut.
"Sehubungan dengan bencana alam yang menimpa Provinsi Sumatera Barat, yang mengakibatkan duka mendalam bagi warga Sumbar, maka pernikahan putra kami yang sedianya dilaksanakan 6-7 Desember 2025 kami batalkan," kata Gubernur Mahyeldi seperti yang diunggah dalam akun instagram @dailymahyeldi seperti dikutip dari Antara, Selasa (2/12). Unggahan tersebut menampilkan Mahyeldi didampingi istrinya, Harneli Bahar.
Mahyeldi menjelaskan bahwa bencana yang terjadi telah menimbulkan banyak korban jiwa dan memaksa ribuan warga mengungsi.
"Kami merasa tidak pantas rasanya merayakan kebahagiaan ketika saudara kita sedang berjuang dan berduka," katanya.
Gubernur Mahyeldi juga meminta maaf kepada kerabat dan undangan, mengingat undangan sebelumnya sudah disebarkan. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu, memperkuat solidaritas, dan saling membantu dalam penanganan bencana yang tidak hanya terjadi di Sumatera Barat, tetapi juga di Sumatera Utara dan Aceh.
"Kami mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat solidaritas dan saling membantu, hingga keadaan kembali pulih," kata Mahyeldi. (P-4)
DI tengah sawah yang sempat tertimbun lumpur setinggi lutut akibat bencana hidrometeorologi, secercah harapan mulai tumbuh.
PEMERINTAH Kota Padang menyalurkan santunan kematian dari Kementerian Sosial RI kepada ahli waris korban bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda pada akhir November 2025 lalu.
BADAN Rescue Nasional Demokrasi (NasDem) Sumatera Barat menargetkan pembentukan pengurus Badan Rescue NasDem Daerah (BRND) tingkat kota, kabupaten dan kecamatan yang ada di Sumbar.
BANJIR lumpur dan galodo yang kembali melanda sejumlah kawasan di Kota Padang, Sumatra Barat, tidak mengalihkan perhatian warga pesisir dari ancaman bencana lain yang tak kalah berbahaya.
PEMERINTAH Kota Padang mulai menggerakkan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana.
PEMERINTAH pusat, Pemerintah Provinsi Sumatra Barat, dan Pemerintah Kota Padang Panjang terus memperkuat kolaborasi dalam mempercepat pemulihan pascabencana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved