Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Warga Dusun Ciawitali, Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang,Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki yang terbungkus pelastik warna merah di area pesawahan Dusun Ciawitali RT 20 RW 04 Desa Pusakaratu, Minggu (30/11) sore. Bayi malang yang diduga dibuat orang tua nya masih masih ada tali pusarnya.
Sosok bayi yang masih hidup berjenis kelamin laki laki yang masih berlumuran darah serta masih terdapat tali pusar terbungkus plastik kresek warna merah di daerah.pesawahan yang tidak jauh dari pemukiman warga.
Penemuan bayi tersebut pertama kali diketahui Syahril, 18, yang hendak pulang ke rumahnya secara kebetulan melewati lokasi tersebut.Saat melintas Syahril mendengar suara tangisan bayi. Ketika dicek ternyata benar ada bayi yang terbungkus plastik.
Penemuan bayi tersebut kemudian dilaporkan kepada ketua RT dan Bidan setempat."saat itu yang akan pulang sehabis main terdengar ada suara bayi, ternyata ada di dalam keresek warna merah masih ada darah dan tali pusarnya, bayi itu juga sudah digeremuti semut," kata Syahril, Minggu (30/11) malam.
Kanit Reskrim Polsek Pusakanagara AKP I Nengah membenarkan adanya penemuan bayi tersebut. "Masih hidup, hanya tadi di wajahnya ada kemerahan saja," kata AKP I Nengah SW, Senin(1/12) pagi.
AKP I Nengah, mengatakan bayi tersebut ditemukan pertama kali oleh Syahril (16) warga Ciawitali, dan saat ini dalam penanganan Bidan Desa," bayi tersebut dibawa oleh bidan ibu Mela untuk dilakukan perawatan," ungkapnya.
Terkait penemuan bayi tersebut pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkapkan pelaku pembuangan bayi tersebut, di TKP Polisi juga telah mengamankan beberapa barang bukti seperti pelastik.
"Sampai sekarang belum ada pihak yang mengaku atau diketahui sebagai orang tua maupun pelaku yang bertanggung jawab atas hal ini," tegas AKP I Nengah. (H-1)
SEBANYAK 96 ton kopi robusta hasil produksi Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah, Cisalak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, resmi diekspor ke Aljazair.
PENGEMBANGAN desa dan kampung wisata terus dipacu di Jawa Barat.
Pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan penemuan mayat pada Sabtu (3/1). Korban ditemukan dengan sejumlah luka bacok di bagian kepala.
Minimnya lapangan kerja dan maraknya praktek pungli terhadap para pencari kerja di Subang, membuat warga memilih untuk bekerja ke luar negeri
WISATA Pemandian Air Panas Alam Sari Ater, Subang, Jawa Barat, menjadi salah satu yang selalu dipadati wisatawan saat libur Natal. Namun, tahun ini terjadi penurunan jumlah kunjungan.
Penutupan program ini sekaligus menandai peresmian rumah produksi DARMASOY sebagai wujud keberlanjutan pemberdayaan masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved