Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Pemkab Taput Buka Dapur Umum di Kantor Bupati, Warga Pertanyakan Efektivitasnya

Januari Hutabarat
27/11/2025 15:56
Pemkab Taput Buka Dapur Umum di Kantor Bupati, Warga Pertanyakan Efektivitasnya
Dapur umum yang didirikan Pemkab Taput untuk melayani petugas, berlokasi di halaman Kantor Bupati Tapanuli Utara.(MI/Januari Hutabarat)

PEMERINTAH Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, membuka dapur umum di area Kantor Bupati untuk melayani kebutuhan makanan para petugas yang terlibat dalam penanganan bencana. Sementara itu, titik-titik bencana tersebar di sejumlah wilayah cukup jauh dari pusat kota, yakni Kecamatan Adian Koting (±26 km), Kecamatan Parmonangan (±58 km), dan Kecamatan Purbatua (±52 km).

Dengan jarak tersebut, penggunaan dapur umum di Kantor Bupati dinilai tidak efektif untuk membantu para korban terdampak bencana yang membutuhkan pasokan makanan cepat dan mudah dijangkau.

Kepala Dinas Infokom Tapanuli Utara, Hendrik Surbakti, Kamis (27/11), membenarkan bahwa dapur umum tersebut memang diperuntukkan bagi para petugas. Ia menyebutkan bahwa di lokasi-lokasi bencana, pihak terkait telah mendirikan dapur umum tersendiri.

Namun demikian, seorang warga Tapanuli Utara yang enggan identitasnya disebutkan mengaku heran dengan keberadaan dapur umum di kantor bupati tersebut.

“Yang membutuhkan dapur umum adalah korban bencana dan petugas yang bekerja di lokasi kejadian. Kok malah dibuat di Kantor Bupati?,” ujarnya heran.

Ia bahkan menduga keberadaan dapur umum tersebut berpotensi menjadi pemborosan anggaran dan menguntungkan pihak tertentu.

“Kalau dapur umum itu hanya untuk pegawai kantor bupati, ini seperti akal-akalan anggaran. Rakyat butuh bantuan, tapi fasilitas justru dinikmati pejabat,” katanya dengan nada sinis.

Warga tersebut juga meminta aparat penegak hukum, termasuk Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), untuk mengaudit penggunaan anggaran dapur umum di Tapanuli Utara. Ia khawatir adanya dugaan pengelolaan dana yang tidak tepat sasaran.

Berdasarkan pantauan Media Indonesia di lapangan, sejumlah pegawai pemerintah tampak mengambil makanan dari dapur umum tersebut dengan fasilitas yang terkesan eksklusif. (JH/E-4)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik