Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

BPBD Sumut Bungkam soal Dugaan Faktor Penyebab Banjir di Tapanuli Utara

Januari Hutabarat
27/11/2025 14:51
BPBD Sumut Bungkam soal Dugaan Faktor Penyebab Banjir di Tapanuli Utara
Gelondongan kayu-kayu berukuran besar ikut hanyut terbawa banjir.(MI/Januari Hutabarat)

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatra Utara bungkam ketika ditanya soal faktor lain, selain hujan ekstrem, yang memperparah banjir dan tanah longsor. Sebelumnya, terjadi banjir bandang hingga tanah longsor di tiga kabupaten yakni di Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Tapanuli Utara.

Dari hasil pantauan Media Indonesia di lapangan, banjir bandang di sejumlah titik membawa gelondongan kayu berdiameter besar. Kayu-kayu gelondongan tersebut dalam kondisi terpotong rapi tanpa daun, seolah-olah baru saja ditebang untuk kebutuhan tertentu. Temuan ini memunculkan dugaan kuat adanya kerusakan hutan di daerah hulu yang berpotensi menjadi faktor pendukung terjadinya erosi dan memperparah dampak bencana.

“Maaf Pak. Kalau soal apakah ada faktor lain selain hujan ekstrem yang memperparah banjir atau longsor, itu bukan kewenangan kami. Itu urusan dinas kehutanan,” ucap Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Sumut, Hendra Edisa Putra, saat ditemui awak media, Kamis (27/11).

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melaporkan 7 orang meninggal dunia dan 29 orang masih hilang akibat bencana tersebut.

Dandim 0210/TU, Letkol Inf Ronald, mengatakan pihaknya telah mengerahkan pasukan untuk membantu proses pencarian dan evakuasi korban.

"Fokus utama kami saat ini adalah membuka akses menuju Sibolga yang terputus akibat material longsor dan banjir,” ujarnya. (JH/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya