Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
LONGSOR yang menerjang kawasan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, Minggu (23/5), memutus jalan di sana. Bupati Agam Benni Warlis bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Agam Muhammad Lutfi AR, meninjau lokasi bencana tanah longsor yang melanda Kecamatan Palembayan.
Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi terkini sekaligus memastikan percepatan penanganan agar akses masyarakat segera kembali normal. Camat Palembayan, Sabirun, menjelaskan bahwa longsor terjadi di empat titik berbeda, dan seluruhnya berdampak signifikan terhadap akses transportasi warga.
Curah hujan dengan intensitas tinggi selama enam hari terakhir menjadi pemicu utama terjadinya bencana tersebut. “Di Jorong Pasa Palembayan, badan jalan terputus sepanjang kurang lebih 50 meter. Titik lainnya berada di Jorong Lubuak Gadang, Nagari IV Koto Palembayan, serta Jorong Silungkang, di mana material longsor menutup badan jalan dan tidak dapat dilalui kendaraan,” ujarnya, Senin (24/11).
Saat ini, masyarakat bersama perangkat nagari dan kecamatan bergotong-royong untuk membuka jalur sementara agar kendaraan roda dua bisa lewat. Namun, untuk pemulihan total tetap dibutuhkan alat berat.
Bupati Agam, Ir H Benni Warlis MM Dt Tan Batuah, menyampaikan keprihatinannya atas kejadian tersebut dan mengapresiasi gerak cepat pemerintah kecamatan serta masyarakat setempat. Ia menegaskan, Pemkab Agam akan memberi perhatian penuh terhadap penanganan bencana di Palembayan.
“Kami memastikan seluruh jajaran terkait turun tangan dalam penanganan longsor ini. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Saya meminta agar alat berat segera dikerahkan dan koordinasi lintas sektor dipercepat agar akses jalan kembali normal,” tegasnya.
Bupati juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi. “Tetap utamakan keselamatan. Jika terdapat tanda-tanda longsor susulan, segera laporkan dan hindari daerah rawan,” tambahnya. (M-1)
Putusnya jalur penghubung antarkabupaten terjadi sejak Februari 2022 hingga Februari 2026 akibat hujan tinggi yang memicu longsor sepanjang 250 meter dan mengancam permukiman warga.
Tidak hanya menutupi badan jalan, material longsor tersebut juga menimpa Jembatan Gantung Tonjong, sehingga akses bagi pengendara motor, mobil, maupun pejalan kaki lumpuh total.
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Tasikmalaya menyebabkan tebing setinggi sekitar 30 meter longsor.
BRIN menjelaskan lubang besar di Aceh Tengah bukan fenomena sinkhole, melainkan longsoran geologi akibat batuan tufa rapuh, hujan lebat, dan faktor gempa bumi.
Pemerintah tambah TKD Rp10,6 triliun untuk pemulihan banjir dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Dana cair bertahap mulai Februari hingga April 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved