Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
Sebuah pesawat Cessna milik BRO Skydive Indonesia dengan nomor registrasi PK-WMP jatuh di area persawahan Desa Kertawaluya, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang. Pesawat yang terbang dari Tangerang menuju Cirebon itu membawa lima awak dan seluruhnya berhasil selamat.
Insiden pesawat jatuh itu pertama kali dilaporkan oleh warga yang melihat pesawat mengalami gangguan sebelum akhirnya jatuh di lahan terbuka. Tidak ada korban jiwa maupun kerusakan fasilitas umum dalam peristiwa ini.
Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, mengatakan bahwa petugas gabungan dari Polri, TNI, BPBD, dan unsur pemerintah daerah telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP), evakuasi, dan pengamanan area.
“Data lanjutan masih kami dalami. Tim gabungan saat ini berada di lapangan untuk memastikan kondisi terkini dan melakukan penanganan,” ujar Ipda Cep Wildan.
Di sisi lain, Bupati Karawang Aep Syaepuloh memastikan seluruh awak yang mengalami kecelakaan pesawat mendapat penanganan maksimal.
“Saya sudah koordinasi dengan BPBD dan Puskesmas Tirtamulya agar para awak ditangani secara intensif,” kata Aep kepada wartawan, Jumat (21/11).
Aep menjelaskan bahwa seluruh awak pesawat selamat dan hanya mengalami luka ringan. “Ada lima awak, Alhamdulillah semuanya selamat. Mereka langsung dievakuasi ke kantor desa sebelum dibawa ke Puskesmas,” ujarnya.
Bupati juga menekankan pentingnya percepatan penanganan pascakejadian, mengingat lokasi jatuhnya pesawat berada di lahan pertanian yang sedang dipersiapkan untuk penanaman padi.
“Evakuasi harus segera dilakukan. Saya sudah koordinasi dengan BPBD, Polres, dan Kodim, dan mereka menyatakan proses dapat dipercepat,” pungkasnya. (E-3)
Jatuhnya pesawat berbadan kecil di area persawahan Kabupaten Karawang, Jawa Barat, diduga disebabkan oleh gangguan mesin.
Prosesi penyerahan jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang telah diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) ini berlangsung penuh dengan gejolak emosi.
Operasi pencarian dan evakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK THT di Pegunungan Bulusaraung, Sulawesi Selatan, resmi ditutup pada Jumat (23/1) malam.
Almarhum merupakan pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang menjadi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung
TIM DVI Biddokes Polda Sulsel berhasil mengungkapkan identitas jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yakni Esther Aprilita Sianipar, peramugari maskapai.
Tim DVI Biddokkes Polda Sulsel mengidentifikasi korban kedua kecelakaan pesawat IAT ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung sebagai Deden Maulana, pegawai KKP.
Tim SAR temukan FDR dan CVR pesawat jatuh di Maros-Pangkep, Sulsel, Rabu (21/1). Data kotak hitam segera diserahkan ke KNKT untuk investigasi penyebab kecelakaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved