Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

SKK Migas Turun Tangan Selamatkan Gajah Sumatra

Putri Rosmalia Octaviyani
20/11/2025 10:09
SKK Migas Turun Tangan Selamatkan Gajah Sumatra
Kepala Dinas Humas dan Formalitas SKK Sumbagut, Yanin Kholison, di kantor Media Indonesia, Jakarta Barat, Rabu, (19/11).(Dok. MI/Putri Rosmalia)

SATUAN Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) ikut turun tangan melakukan upaya konservasi gajah sumatra, di Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. Upaya penyelamatan satwa liar itu dilakukan melalui program Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di sekitar wilayah operasi SKK Migas.

Kepala Dinas Humas dan Formalitas SKK Sumbagut, Yanin Kholison, mengatakan konservasi gajah liar merupakan salah satu bagian dari aksi kepedulian terhadap lingkungan yang dilakukan SKK Migas. Sebagai satwa dengan status terancam punah, semua pihak harus ikut berkontribusi dalam upaya pelestariannya. Namun, di sisi lain habitat gajah sumatra yang semakin sempit, kerap menyebabkan terjadinya konflik antara satwa dengan warga sekitar aera hutan.

"Konflik antara masyarakat dengan gajah kerap terjadi dan membahayakan, baik untuk gajah maupun masyarakat. Itu yang jadi fokus kami," kata Yanin Kholison, di sela-sela kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan V, yang diselenggarakan Media Indonesia dan SKK Migas, di kantor Media Indonesia, Jakarta Barat, Rabu, (19/11).

Yanin mengatakan, untuk mengantisipasi konflik gajah dan masyarakat, SKK Migas bekerja sama dengan lembaga swadaya masyarakat setempat melakukan pendataan populasi dan memakaikan alat pendeteksi pada individu gajah.

"Jadi ada semacam alat yang dipasang di gajah, di mana habitat gajah saat akan memasuki kawasan masyarakat bisa dimitigasi dengan pemberitahuan ke masyarakat. Dengan begitu semua menjadi aman," ujarnya. 

Selain memfasilitasi alat pendeteksi pada gajah, SKK Migas juga secara rutin melakukan penanaman pohon dan rehabilitasi area hutan habitat gajah yang telah rusak. Dengan begitu, habitat gajah akan semakin membaik dan potensi satwa tersebut memasuki permukiman warga bisa ditekan. 

Target Penyerapan

Dijelaskan Yanin, tahun 2025 ini SKK Migas wilayah Sumbagut menargetkan penyerapan anggaran untuk program PPM mencapai 5 hingga 6 juta dolar AS. "Tahun 2024 serapannya mencapai 95% dengan anggaran sekitar 5 hingga 6 juta dolar AS. Tahun ini targetnya juga sama," katanya.

Anggaran tersebut akan disalurkan untuk berbagai program PPM di bidang pendidikan, lingkungan, ekonomi, hingga pembangunan infrastruktur. 

"Pendidikan ada beasiswa, ekonomi melalui pengembangan UMKM, dan lingkungan melalui berbagai program konservasi," katanya. 

Ia optimistis program PPM yang dijalankan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar area operasional SKK Migas. "Jadi selama proses eksplorasi dan operasi lainnya masih berjalan, program PPM akan terus dilakukan sesuai dengan aturan dan tanggung jawab kami terkait Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (Amdal)," katanya. (H-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik