Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Penyuluh Pertanian Usung Peran Strategis dalam Pembangunan

Irvan Sihombing
18/11/2025 17:55
Penyuluh Pertanian Usung Peran Strategis dalam Pembangunan
Sertifikasi Kompetensi dan Perpanjangan Sertifikasi Kompetensi Level Supervisor dan Fasilitator pada 12-14 November 2025 di BBPP Lembang.(Dok. Istimewa)

KEMENTERIAN Pertanian melalui Tempat Uji Kompetensi (TUK) BBPP Lembang bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Subang menggelar Sertifikasi Kompetensi dan Perpanjangan Sertifikasi Kompetensi Level Supervisor dan Fasilitator pada 12-14 November 2025 di BBPP Lembang. Kegiatan ini diikuti 54 penyuluh pertanian dari Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Sebelum sertifikasi, peserta mengikuti Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Penyuluh Pertanian pada 10-11 November 2025.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan penyuluh adalah ujung tombak pembangunan pertanian.

“Penyuluh adalah pahlawan pangan dan garda terdepan swasembada pangan. Penyuluh jangan pernah mengeluh dan harus merubah mindset serta keluar dari zona nyaman kalau ingin berhasil,” sebutnya dalam keterangan, Selasa (18/11)

Kepala BPPSDMP Idha Widi Arsanti menegaskan pentingnya peran penyuluh dalam keberhasilan program pembangunan pertanian.

"Penyuluh adalah garda terdepan dan kunci keberhasilan peningkatan produksi untuk mencapai swasembada," katanya.

Pada kegiatan sertifikasi kompetensi, asesor berasal dari Widyaiswara BBPP Ketindan serta praktisi penyuluhan dari Kabupaten Bandung, Kuningan, Cirebon, dan Bogor. Metode uji mencakup pengecekan dokumen, wawancara, dan praktik penyuluhan.

Enam kategori penyuluh diuji sesuai jenjang kariernya, mulai dari penyuluh supervisor tingkat pertama, muda, dan madya hingga penyuluh fasilitator tingkat pemula, terampil, dan penyelia. Hari pertama (12/11) diawali dengan pengisian soal, kuesioner, serta kelengkapan dokumen, kemudian dilanjutkan presentasi di hadapan asesor pada hari berikutnya.

Penutupan dan Hasil Sertifikasi

Kegiatan ditutup pada Jumat (14/11/2025) oleh Kepala Bagian Umum Yullyndra Tisna Diputri, Kepala Bidang Pengembangan Aparatur BKSDMP Kabupaten Subang Desy Agustiani, asesor kompetensi, dan pihak Lembaga Sertifikasi Profesi Pusat Pelatihan Pertanian Kementerian Pertanian. Seluruh asesi dinyatakan kompeten.

Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Subang, Bambang Suhendar, menyampaikan harapannya kepada para penyuluh.A

“Untuk melaksanakan tugas sehari-hari diperlukan kompetensi diri. Saya berharap dengan sertifikasi ini penyuluh pertanian lebih profesional dalam menjalankan tugasnya,” katanya.

Kepala BBPP Lembang Ajat Jatnika menegaskan insan pertanian wajib terus meningkatkan kompetensi teknis, manajerial, dan sosiokultural.

“Ini penting untuk peningkatan kapasitas diri dalam rangka menunjang kinerja pribadi dan instansi,” tutur Ajat.

Di akhir kegiatan, salah seorang peserta, Dadan Nugraha, menyampaikan kesannya mengikuti sertifikasi kompetensi di level supervisor madya.

“Terima kasih kepada panitia dari TUK BBPP Lembang dan tim asesor telah membimbing kami penyuluh Kabupaten Subang menjadi kompeten,” tutup dia. (I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya