Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
DUGAAN adanya penyerobotan distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Satuan Penerimaan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri dibantah oleh Koordinator wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Brebes, Jawa Tengah.
Di Kabupaten Brebes hingga saat belum ditemukan masalah tersebut. Bahkan, Brebes masih kekurangan SPPG untuk dapar menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah penerima manfaat.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini saat rapat kerja dengan BGN di gedung DPR RI pada Rabu (12/11) kemarin, menyebut ada perwira polisi menengah yang menekan sekolah untuk beralih SPPG milik Polri di Kabupaten Brebes dan Grobogan.
Koordinator wilayah Brebes, Arya Dewa Nugroho, menyebut bahwa selama ini pelaksanaan MBG di Brebes tidak pernah ada masalah antar-SPPG yang menyalurkan MBG ke penerima manfaat di sekolah-sekolah yang ditunjuk.
“Bahkan di Kabupaten Brebes sendiri masih banyak penerima manfaat yang belum mendapatkan MBG, karena yang baru beroperasi 65 SPPG,” ujar Arya Dewa di Brebes, Kamis (13/11).
Menurut Arya Dewa, kebutuhan dapur MBG untuk memenuhi kebutuhan mencapai 172 unit SPPG. Saat ini, target jumlah penerima manfaat MBG di Brebes mencapai 600 ribu siswa, dan dapur yang ada baru bisa menyalurkan ke 190 ribu penerima manfaat.
“Kami memastikan, tidak ada tumpang tindih antar SPPG, karena penyalurannya sudah ditentukan, dengan mengutamakan wilayah terdekat,” tegas Dewa. (JI/E-4)
Skema insentif dalam Program MBG tidak hanya memberikan perlindungan finansial bagi mitra SPPG, tetapi juga disertai mekanisme kontrol ketat. Berlaku no service, no pay.
Salah satu penyebab utama penghentian sementara operasional tersebut adalah belum terpenuhinya standar laik higiene sanitasi (SLHS).
BGN menghentikan sementara 1.256 SPPG di Indonesia Timur mulai 1 April 2026 karena belum memiliki SLHS dan IPAL. Ini alasannya.
ARUN berdiri di samping para mitra untuk memastikan bahwa tantangan birokrasi dan hambatan teknis tidak mematahkan semangat pengabdian mereka.
BGN menegaskan tidak akan segan memberikan sanksi tegas kepada mitra yang terbukti melakukan mark up harga bahan baku, apalagi sampai menekan KaSPPG.
Kepala BGN Dadan Hindayana, mengatakan sudah menegur pria yang berjoget di sebuah SPPG sembari menunjukkan insentif sebesar Rp6 juta. Ia minta pria yang viral itu minta maaf ke publik
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved