Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Mentan Amran Minta Harga Pangan Jangan Dipolitisasi

Widjajadi
13/11/2025 14:15
Mentan Amran Minta Harga Pangan Jangan Dipolitisasi
Mentan Amran Sulaiman memberikan penjelasan usai melakukan pemantauan harga di Pasar Legi Solo, Kamis (13/11/2025).(MI/Widjajadi)

MENTERI Pertanian Andi Amran Sulaiman memantau pergerakan harga beras di Pasar Legi, Solo, Jawa Tengah, Kamis (13/11). Ia pun menemukan kondisi harga beras stabil, bahkan ada beberapa pedagang yang menjual di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono dan Kepala Bulog Ahmad Rizal Ramdhani yang ikut mendampingi Andi Amran pun terlihat menyimak keterangan sejumlah pedagang di pasar hasil bumi terbesar Jateng yang ada di Solo itu.

“Alhamdulillah harga baik, stabil, itu kata pedagang di sini tadi. Sebelumnya ada beberapa pemberitaan menggambarkan di daerah harga naik. Tetapi di sini (Pasar Legi Solo), saya, kami turun ke lapangan bersama Pak Wamentan dan Bulog, mendapati beras SPHP Rp12 ribu per kilo, ada juga premium Rp13 ribu. HET kita premium Rp14.900 dan untuk medium Rp13.500. Jadi justru di bawah HET,” beber Amran kepada wartawan.

Dia perlu mengingatkan agar isu harga pangan jangan dijadikan alat politik. Diharapkan semua pihak lebih berhati-hati memberikan pernyataan terkait harga.

"Kita harus jaga ini karena ini untuk rakyat kecil. Boleh berpolitik, tapi jangan dipolitisasi untuk sektor pangan,” ungkap dia.

Amran yang merangkap sebagai Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) menegaskan, Kementerian Pertanian akan terus turun langsung ke lapangan untuk memantau harga dan pasokan pangan agar tidak ada celah bagi oknum yang mencoba memanipulasi data dan opini publik.

"Stabilitas harga beras, bukan hasil kebetulan, melainkan kerja sama konkret antara pusat dan daerah serta dukungan penuh Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga ketahanan pangan nasional," pungkas dia.

Wali Kota Solo Respati Ardi yang turut mendampingi sidak mengatakan Pemkot Solo memiliki tim pengendali inflasi daerah yang aktif memantau harga kebutuhan pokok setiap hari.

“Kami ada tim inflasi daerah, jadi kalau ada harga yang sedikit naik pasti akan diintervensi dan langsung kami koordinasikan dengan Kementan dan Bulog. Tapi hari ini situasinya sangat baik. Silakan lapor jika ada harga yang tidak sesuai HET, silakan dilaporkan,” tukas Respati.

Pedagang sembako Pasar Legi, Srikati dengan lugas mengaku bahwa harga beras saat ini tergolong stabil dan penjualan berjalan normal.

“Harga stabil, beras juga gitu, Rp12 ribu sampai Rp13 ribu. Tidak ada kenaikan, malah sekarang pembeli makin ramai karena harga turun,” timpal dia. (WJ/E-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya