Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA korban meninggal dunia yang merupakan ibu dan anak akan dimakamkan di Pati sesuai permintaan keluarga. Sementara itu, keduanya tercatat sebagai warga Kelurahan Alam Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten.
Pemantauan Media Indonesia, Senin (27/10) hingga menjelang sore, 20 korban kecelakaan bus terguling di KM 354 jalur B Tol Semarang–Batang, wilayah Desa Ponowareng, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang masih dirawat di RSUD Kalisari Batang dan RS QIM Batang karena mengalami luka-luka cukup parah.
Dua jenazah terdiri dari ibu-anak yakni Suyatmi, 46, dan Anis Tya Mayzahra, 17, juga sudah dipulangkan untuk dimakamkan di Daerah Pati sesuai permintaan keluarga, meskipun keduanya tercatat merupakan warga Kelurahan Alam Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten.
"Betul kita tadi lakukan pengawalan ke Pati terhadap kedua jenazah korban meninggal dalam kecelakaan di KM 354 jalur B Tol Semarang–Batang, wilayah Desa Ponowareng, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Batang Ajun Komisaris Eka Hendra Ardiyansyah, Senin (27/10).
Sedangkan satu lagi korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut, menurut Eka, hingga saat ini masih dilakukan identifikasi. Petugas kepolisian bersama tim medis di RSUD Kalisari Batang masih mencari informasi, karena hingga saat ini belum ditemukan identitasnya.
Sementara itu, Kepala Jasa Raharja Cabang Pekalongan Jullyanto Eka Prasetia mengatakan setelah melakukan koordinasi dengan kepolisian, pada hari ini juga santunan terhadap korban kecelakaan langsung disalurkan kepada mereka yang berhak sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kita berikan santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia sebesar Rp50 juta per orang, sedangkan korban luka yang masih dirawat memperoleh santunan sebesar Rp 20 juta per orang," ujar Jullyanto. (AS/E-4)
Protes kaum Yahudi ultra-Ortodoks di Yerusalem melawan undang-undang wajib militer berakhir tragis. Seorang remaja 18 tahun tewas setelah sebuah bus menabrak massa.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan akan memanggil pemilik bus Cahaya Trans B 7201 IV yang mengalami kecelakaan di exit Tol Krapyak, Semarang.
Perusahaan Otobus (PO) Cahaya Trans memutuskan menghentikan sementara seluruh operasional bus reguler antar kota antar provinsi mulai 26 Desember 2025.
"Ada satu meninggal dunia ketika dalam perawatan di RSUD Kalisari Batang yakni kernet bus bernama Sucipto (47), warga Ngromo RT 02 RW 08, Rejosari, Bancak, Kabupaten Semarang,"
Sopir bus Cahaya Trans jadi tersangka dalam kasus kecelakaan bus Tol Krapyak, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Kecelakaan maut bus Cahaya Trans di Tol Krapyak Semarang menewaskan 16 orang. Berikut kronologi, penyebab, dan hasil penyelidikan terbaru polisi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved