Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KOTA Batam kembali menjadi sorotan internasional. Kali ini, giliran delegasi perdagangan dari Negara Bagian Arizona, Amerika Serikat (AS), yang melirik kota industri ini sebagai gerbang investasi baru ke Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
Kunjungan tersebut menandai dimulainya rangkaian agenda kerja delegasi Arizona di Indonesia. Rombongan tiba di Batam, Jumat (17/10), dan disambut langsung oleh jajaran Badan Pengusahaan (BP) Batam).
Delegasi dipimpin oleh Tony Rivero, Chairman of International Trade Committee Arizona House of Representatives, atau Ketua Komite Perdagangan Internasional DPRD Arizona. Dalam pertemuan di Marketing Center BP Batam, Rivero menegaskan bahwa pihaknya ingin menjajaki peluang kerja sama yang dapat saling menguntungkan bagi kedua wilayah.
"Kami datang ke sini untuk mencari peluang yang bisa dipasarkan di Arizona. Indonesia memiliki banyak potensi, dan kami melihat Batam sebagai pintu masuk yang strategis," katanya.
Menurut dia, hubungan perdagangan antara Arizona dan Indonesia saat ini masih tergolong terbatas. Namun, dalam lima tahun terakhir, Arizona berhasil memperkuat posisinya di peta perdagangan global. Melalui kunjungan ini, pihaknya ingin memperkenalkan potensi ekonomi Arizona sekaligus menjajaki kemitraan baru dengan Indonesia.
Hubungan awal antara kedua pihak terjalin berkat peran Konsul Ekonomi KJRI Los Angeles, Andy Milova Mauna, yang disebut secara khusus oleh Rivero. "Indonesia menerima pesan kami dengan sangat baik melalui Konsul Andy, yang mewakili Indonesia di Arizona. Ini merupakan pertemuan pertama kami di sini, dan kami berharap ini menjadi awal dari kerja sama yang panjang,” ujarnya.
Delegasi Arizona akan berada di Batam selama tiga setengah hari sebelum melanjutkan kunjungan ke Bali dan Jakarta. Dalam kunjungan tersebut, delegasi dijadwalkan bertemu sejumlah pelaku usaha serta pejabat pemerintah daerah untuk membahas potensi kerja sama di berbagai sektor, termasuk manufaktur, teknologi, logistik, dan pendidikan.
Pihak BP Batam menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap hubungan ini dapat membuka peluang investasi baru dari Amerika Serikat, khususnya dari Arizona, di wilayah Batam yang tengah gencar mengembangkan ekosistem industri berorientasi ekspor.
"Kunjungan ini menjadi bukti bahwa Batam semakin diakui secara global sebagai kawasan investasi yang kompetitif. Kami siap memfasilitasi kerja sama yang bermanfaat bagi kedua pihak,” ujar Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis.
Dengan letak geografis yang strategis, infrastruktur pelabuhan dan bandara yang terus berkembang, serta dukungan regulasi investasi yang semakin kondusif, Batam diyakini akan menjadi magnet baru bagi investor mancanegara, termasuk dari Amerika Serikat. (E-2)
PENONAKTIFAN sekitar 49 ribu peserta Penerima Bantuan Iuran atau PBI BPJS Kesehatan di Batam oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos) berdampak langsung pada warga.
Harga daging sapi impor beku tercatat naik hingga Rp115.000 per kilogram. Selain itu, harga cabai rawit merah mencapai Rp80.000 per kilogram.
Krisis air bersih yang melanda Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, masih belum sepenuhnya teratasi.
Meski secara umum cuaca terpantau stabil, BMKG menyebut potensi hujan ringan masih berpeluang terjadi secara lokal di sejumlah wilayah.
Berlokasi strategis di kawasan Meisterstadt, Pollux Mall Batam Centre, The HardDeck tampil dengan konsep aviation-themed bar & bistro yang modern dan berkelas.
TANA Group juga menghadirkan sejumlah program promosi bagi konsumen, di antaranya program Window Cuan dengan total hadiah hingga Rp1 miliar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved