Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
JAWA Tengah menjadi salah satu daerah yang dilanda cuaca panas dalam sepekan terakhir. Suhu udara di wilayah itu telah mencapai 36 derajat celsius dan diperkirakan akan berlangsung hingga sepekan mendatang. Hal tersebut terjadi karena dipengaruhi oleh posisi gerak semu matahari yang saat ini berada tepat di atas Pulau Jawa.
Pemantauan Media Indonesia, Kamis (16/10) suhu udara di sejumlah daerah di Jawa Tengah terutama di Pantura seperti Kota Semarang masih terasa panas berkisar 34-35 derajat celsius. Bahkan sebelumnya sempat mencapai 36 derajat celsius hingga terasa gerah, meskipun pada sore-malam diguyur hujan hingga sedikit meredakan.
"Beberapa hari ini, terutama saat siang udara terasa panas sehingga harus menghidupkan kipas angin atau AC untuk meredakan suhu itu," kata Purwanto, 50, seorang warga Pedurungan, Kota Semarang.
Panasnya suhu udara pada siang, menurut Rirani, warga lainnya di Tegalsari, Kota Semarang, menurun pada sore hingga malam, namun memasuki pagi kembali. Bahkan paling terasa terjadi sepekan lalu sampai 36 derajat celsius.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Ferry Oktarisa mengungkapkan, fenomena suhu udara di sejumlah daerah hingga mencapai 36 derajat celsius diperkirakan berlangsung hingga sepekan mendatang.
Berdasarkan catatan, lanjut Ferry, pada bulan Oktober sering terjadi kenaikan suhu maksimum. Suhu ekstrem tertinggi yang pernah terjadi di Jawa Tengah mencapai 39,5 derajat celsius pada tahun 2002 dan 2001. Pada Oktober 2025 ini suhu maksimum diperkirakan hanya akan bertahan di angka 36 derajat celsius.
"Suhu udara tinggi ini diperkirakan berlangsung hingga sepekan mendatang, selanjutnya akan kembali normal pada bulan berikutnya," ujar Ferry.
Kembali normalnya suhu udara di Jawa Tengah, menurut Ferry Oktarisa, terjadi karena memasuki pekan ketiga bulan Oktober curah hujan di provinsi ini cukup tinggi, disebabkan oleh aktifnya fenomena gelombang Rossby dan pengaruh Madden-Julian Oscillation (MJO) yang mendorong pembentukan awan hujan di wilayah Jawa. (AS/E-4)
Hadapi cuaca panas ekstrem di Jakarta, Pemprov DKI imbau warga lakukan langkah pencegahan. Simak panduan kesehatan dan instruksi Gubernur Pramono Anung di sini.
Waspada cuaca panas ekstrem di Jakarta! Dinkes DKI ingatkan risiko heatstroke dan dehidrasi. Simak kelompok paling rentan serta tips menjaga kesehatan di tengah suhu tinggi hari ini.
Studi terhadap 5 juta kelahiran di Afrika dan India mengungkap tren mengejutkan, paparan panas saat hamil menurunkan jumlah bayi laki-laki yang lahir.
Cuaca panas bikin tubuh lemas? Simak 9 asupan wajib untuk menjaga daya tahan tubuh agar tidak drop, mulai dari buah sitrun hingga yogurt. Cek selengkapnya!
Cuaca ekstrem meningkatkan kadar TNF-alpha serta mengubah jumlah sel darah putih, membuat tubuh lebih rentan terhadap penyakit.
“Adanya perubahan lahan, bangunan-bangunan semakin banyak sehingga menyebabkan panas yang lebih ekstrem,”
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved