Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SUHU panas yang dirasakan warga Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo beberapa hari terakhir, diperkirakan akan terjadi hingga akhir November 2025. Puncak suhu panas mencapai 34°C hingga 37°C terjadi setiap hari antara pukul 11.00 hingga 13.00 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas 1 Juanda Kabupaten Sidoarjo menyatakan, panasnya suhu di dua wilayah ini dikarenakan beberapa hal. Pertama, panasnya suhu dikarenakan posisi matahari saat ini berada tepat di atas dua wilayah tadi, istilahnya kulminasi.
"Kulminasi terjadi setiap hari antara jam 11 hingga 1 siang," kata prakirawan BMKG Juanda Thariq Harun Al Rasyid, Rabu (15/10).
Saat ini memasuki masa pancaroba dari musim kemarau menuju musim hujan, juga menjadi salah satu penyebab bertambah panasnya suhu udara. Kondisi langit yang cerah juga menyebabkan panas menyengat, lantaran sinar matahari langsung masuk bumi tanpa hambatan awan.
"Masyarakat yang keluar rumah lebih baik mengenakan baju panjang dan perlengkapan lain yang menutup kulit, menggunakan sunscreen atau tabir surya," ungkap Thariq.(M-2)
Empat desa yang terdampak adalah Kedung Kembar, Kedung Sugo, Simogirang, dan Gedangrowo
Pada Rabu (10/12) pukul 11.35 WIB, korban ditemukan sekitar empat kilometer dari titik tenggelam awal.
Pemkab Sidoarjo bertekad meningkatkan layanan pendidikan inklusif melalui pelatihan guru dan penguatan sekolah inklusif.
da 63 anak penerima manfaat MBG di wilayah terpencil tersebut, terdiri anak PAUD sebanyak 15 siswa, SD 29 siswa, dan SMP 19 siswa.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, akan melakukan betonisasi 11 ruas jalan pada 2025 ini.
Mereka patroli mulai Surabaya Pusat, Surabaya Timur, Surabaya Barat dan Surabaya Utara. Semuanya dilengkapi beberapa alat tempur dan sepeda motor.
BERIKUT jadwal imsakiyah dan waktu salat serta jam berbuka puasa sepanjang Ramadan 1446 H atau Maret 2025 untuk Kota Surabaya, Jawa Timur (Jabar), dari Kementerian Agama (Kemenag).
Kota Pahlawan ini berasal dari kata Sura dan Baya. Simbol ini memiliki arti, seperti Sura dikenal sebagai hiu dan Baya dikenal sebagai Buaya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved