Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
GERAKAN Pangan Murah dinilai belum sepenuhnya efektif menekan harga beras di masyarakat. Keterbatasan pasokan beras SPHP membuat GPM masih sulit menjadi pengendali utama harga beras di pasar.
Kehadiran beras SPHP di GPM memang dijual di bawah harga eceran tertinggi (HET) sehingga membantu masyarakat kurang mampu. Namun jumlahnya masih terbatas sehingga belum mampu menjadi market leader dalam memenuhi kebutuhan beras dan menyetabilkan harga. "Keterbatasan distribusi juga menjadi catatan," ujar Ekonom Universitas Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, Jumat (19/9).
Penyaluran beras SPHP di Sumut dilihatnya kerap dilakukan melalui kios khusus yang terpisah dari pedagang utama dan beroperasi pada jam sepi. Kondisi ini membuat akses masyarakat menjadi terbatas dan efektivitas GPM dalam menahan harga beras kurang optimal.
Di sisi lain, pemerintah tetap menetapkan harga pembelian gabah di level Rp6.500 per kilogram. Kebijakan ini memang menjaga nilai tukar petani (NTP) tanaman pangan tetap di atas 100 sehingga petani padi masih memperoleh keuntungan.
Harga beras medium pun terpantau berada di kisaran HET Rp14.000 per kilogram. Pemerintah juga mendorong pedagang beras untuk ikut serta dalam distribusi SPHP.
Misalnya melalui skema kemitraan dengan Bulog atau Rumah Pangan Kita (RPK). Dengan demikian, jalur distribusi bisa lebih luas, rantai pasok dari hulu ke hilir lebih lancar dan stabilisasi harga beras lebih efektif.
Meski demikian, efektivitas GPM sebagai instrumen pengendali harga masih perlu ditingkatkan. Selama jumlah beras SPHP belum signifikan, program ini hanya berfungsi sebagai bumper sementara, bukan sebagai pengendali utama harga beras di pasar.
Tanpa perbaikan tata distribusi, GPM akan sulit menyentuh kelompok masyarakat yang paling membutuhkan. Potensi kelangkaan pasokan di akhir tahun juga bisa memperburuk situasi jika stok SPHP tidak segera ditambah. "Pemerintah daerah juga perlu lebih aktif memantau pelaksanaan GPM di pasar tradisional supaya tujuan program tercapai," pungkas Gunawan. (E-2)
PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional I Sumatra Utara memprediksi puncak arus mudik 2026 jatuh pada Rabu (18/3) hari ini. Jumlah pelanggan diperkirakan mencapai 11 ribu orang.
ARUS mudik Lebaran 2026 menggunakan moda transportasi kereta api (KA) di wilayah Sumatra Utara mulai menunjukkan peningkatan signifikan memasuki periode H-7 Lebaran.
Polda Sumut tetapkan dua tersangka kasus tambang emas ilegal (PETI) di Sungai Batang Gadis. Polisi buru aktor intelektual dan panggil 3 perusahaan alat berat.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, Mudik Gratis Sumut 2026 menyediakan 5.500 kursi yang mencakup moda transportasi darat, kereta api, hingga jalur laut.
PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ruas tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Tol Kutepat) di Sumatra Utara mempercepat pembangunan jalan tol tersebut.
Ketersediaan tiket di wilayah Divre I Sumatera Utara sebenarnya masih mencukupi. Terlebih mulai tanggal 11 Maret atau sejak dimulainya masa angkutan lebaran
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved