Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Jawa Tengah bersama Polres jajaran terus meningkatkan kegiatan kepolisian dengan menggelar patroli skala besar di berbagai wilayah.
Patroli ini ditujukan untuk menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memberikan jaminan rasa aman, nyaman, dan tenteram bagi warga Jawa Tengah, khususnya pada momentum libur panjang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menyampaikan bahwa patroli skala besar merupakan langkah strategis Polri dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas seperti balap liar, aksi tawuran, kejahatan jalanan, maupun tindak kerawanan lainnya.
“Patroli ini adalah upaya preventif kepolisian sekaligus bentuk kehadiran negara untuk menjamin masyarakat bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman,” tuturnya pada Minggu (7/9).
Di Kota Semarang, Polrestabes Semarang bersama instansi terkait telah menggelar patroli skala besar pada akhir pekan. Patroli ini dilaksanakan tidak hanya malam hari, tapi juga di pagi, siang dan sore hari.
Kegiatan patroli dilakukan aparat gabungan dengan kendaraan roda dua dan roda empat, menyasar sejumlah titik rawan di dalam kota. Selain menjaga keamanan, petugas juga memberikan imbauan kamtibmas secara humanis kepada masyarakat yang masih beraktivitas.
Selain di Kota Semarang, patroli skala besar juga dilaksanakan di berbagai polres jajaran. Misalnya, Polres Salatiga dan Polres Semarang (Ungaran) menggelar patroli malam bersama hingga dini hari dengan menyasar wilayah perbatasan yang berpotensi rawan. Sinergi lintas wilayah ini menjadi contoh nyata bagaimana Polri bekerja sama untuk menjaga keamanan di daerah yang saling beririsan.
Kabid Humas Polda Jateng menegaskan bahwa patroli skala besar akan terus dilakukan secara berkesinambungan.
“Keamanan adalah hak seluruh warga, dan menjadi kewajiban kami untuk menjaganya. Dengan sinergi antara Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat, kondusifitas Jawa Tengah akan terus terpelihara,” pungkasnya. (H-1)
Penyelewengan pupuk bersubsidi sebanyak 665 ton sudah beroperasi sejak tahun 2020 hingga merugikan keuangan negara hingga Rp4,5 miliar.
Para pelaku memindahkan isi gas dari tabung melon (3 kg) bersubsidi ke tabung nonsubsidi yang memiliki harga pasar jauh lebih tinggi.
Polda Jawa Tengah menerapkan paradigma baru dalam pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) melalui Operasi Lilin Candi 2025.
AKBP Basuki resmi diberhentikan dengan tidak hormat. Hal itu diputuskan dalam sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) Polda Jawa Tengah.
Polda Jawa Tengah menetapkan 9 tersangka dan kini menjalani penahanan dalam kasus unjuk rasa sejak awal bergulir pemakzulan Bupati Pati Sudewo hingga setelah sidang paripurna DPRD.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved