Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG jaksa Kejaksaan Negeri Simalungun, Sumut, ditemukan tewas tenggelam setelah mengejar kepala desa yang melompat ke sungai. Jasad Raynanda Primta Ginting, 26, ditemukan sejauh dua kilometer dari lokasi awal kejadian.
"Kami mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban," kata Kepala Kantor SAR Medan Hery Marantika, Kamis (3/7).
Peristiwa ini bermula pada Rabu (2/7) sore, sekitar pukul 17.00 WIB, saat personel Kejari Simalungun memintai keterangan Kepala Desa Banjar Hulu. Ketika hendak diberikan surat BAP, kepala desa itu kabur dan melompat ke sungai.
Raynanda yang turut mengejar kemudian terseret arus deras Sungai Asahan dan tenggelam. Seorang warga bernama M. Safari Siregar sempat berusaha menolong, tetapi gagal karena ikut juga terseret arus sungai.
Warga sekitar sempat melakukan pencarian namun tidak membuahkan hasil. BPBD Asahan lalu segera melaporkan kejadian itu ke Pos SAR Tanjung Balai Asahan.
Tim SAR gabungan langsung turun ke lokasi dan melakukan penyisiran permukaan sungai. Metode observasi visual juga dilakukan dari darat menggunakan perahu LCR.
Jasad Raynanda lalu ditemukan hari ini, Kamis(4/7) sekitar pukul 10.19 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Proses evakuasi dilakukan tim SAR gabungan bersama TNI, Polri dan dibantu masyarakat setempat.
Jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Abdul Manan untuk proses lebih lanjut. Sementara itu, pencarian terhadap M. Safari Siregar masih terus dilakukan dan hingga sore tadi belum ditemukan.
Kejari Simalungun sedang mendalami dugaan korupsi dana desa Banjar Hulu senilai Rp400 juta. Kepala desa itu sempat diperiksa beberapa kali dan tiga kali mangkir dari panggilan kejaksaan. (H-1)
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan menangkap dua orang terduga pelaku penipuan dan perintangan penyidikan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Jumat (9/1).
DIREKTUR Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid merespons kehadiran anggota TNI di sidang terdakwa Nadiem Makarim. TNI alat negara untuk pertahanan
Kadispenad Brigjen Donny Pramono memberikan klarifikasi terkait keberadaan tiga anggota TNI di dalam ruang sidang kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook yang melibatkan Nadiem Makarim
Kejaksaan Negeri Purwakarta membantah isu operasi tangkap tangan (OTT) terhadap jaksa yang beredar di WhatsApp. Kejagung disebut hanya menindaklanjuti laporan pengaduan masyarakat.
ANGGOTA Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo menilai jaksa yang terjerat operasi tangkap tangan KPK mengonfirmasi masih adanya praktik "sapu kotor" dalam institusi hukum Indonesia.
Rentetan kasus korupsi yang melibatkan jaksa menunjukkan bahwa mekanisme yang seharusnya menjadi benteng hukum justru mengalami kebocoran dari dalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved