Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PELAKSANAAN program makan bergizi gratis (MBG) dihentikan untuk sementara waktu di sejumlah sekolah di Kota Yogyakarta.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Suhirman menjelaskan, program MBG yang dihentikan adalah sekolah-sekolah yang berada dalam naungan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Kotagede.
"Cuma (SPPG) Kotagede itu (yang sementara ini berhenti)," terang dia, Kamis (24/4).
SPPG Kotagede mendistribusikan MBG untuk 12 sekolah di wilayah Kotagede, yaitu 10 SD, 1 SMP, dan 1 SMA. Penerima manfaat MBG yang diampu SPPG Kotagede berjumlah 3.463 siswa.
Suhirman mengaku tidak tahu persoalan yang dihadapi SPPG Kotagede. Namun, ia mensinyalir, penghentian MBG yang di SPPG Kotagede karena persoalan administrasi.
"Yang lebih tahu SPPG-nya," ungkap dia. (H-4)
BGN menargetkan peningkatan kualitas layanan Program Makan Bergizi (MBG) pada 2026 melalui penerapan akreditasi dan sertifikasi bagi seluruh satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).
Fadly mengatakan, pada rapat koordinasi itu BGN mengundang pemerintah daerah hingga tingkat kecamatan untuk mempersiapkan pendataan calon penerima manfaat MBG
MBG menjadi salah satu strategi efektif dalam menekan kemiskinan secara tidak langsung.
Dalam waktu singkat, Indonesia berhasil membangun sistem Makan Bergizi Gratis (MBG) berskala masif hingga menarik perhatian Jepang untuk belajar langsung ke lapangan.
Menyikapi beredarnya informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa makanan dari SPPG Karyasari Sukaresmi didistribusikan menggunakan kantong plastik, pihak SPPG buka suara.
Relawan dapur Makan Bergizi Gratis di Semarang mengaku terbantu secara ekonomi. Warga berharap program MBG terus berlanjut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved