Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Daerah Jambi terus mempererat jalinan kemitraan dengan komunitas masyarakat adat suku terasing yang tersebar di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah, Provinsi Jambi. Termasuk dengan warga Suku Anak Dalam (SAD), yang juga populer dengan sebutan Orang Rimba.
“Polri senantiasa peduli dan mendukung terhadap keberadaan masyarakat adat, khususnya komunitas Suku Anak Dalam di Jambi. Polri tentunya ingin menjalin kemitraan yang lebih erat, dalam mengoptimalkan kondusivitas kamtibmas di Jambi!” kata Kepala Kepolisian Daerah Jambi Irjen Krisno H Siregar.
Krisno menegaskan komitmen tersebut saat menyambangi dan menyerahkan sejumlah paket bantuan sosial kepada puluhan warga SAD di bawah pimpinan Temenggung Sargawi, yang bermukim di Desa Tanjung, Kecamatan Bathin VIII, Kabupaten Sarolangun, Selasa (22/4).
Ditemani sang istri Evi Krisno, bantuan yang diserahkan Kapolda Jambi, antara lain berupa paket kebutuhan bahan pokok, mesin pompa air dan satu unit tandon air berkapasitas 1000 liter.
Kehadiran sang Raja Godong – sebutan penghormatan dari warga SAD terhadap pejabat negara, termasuk bupati, gubernur atau kapolda – Krisno H Siregar dan rombongan disambut gembira oleh Temenggung Sargawi, pimpinan kelompok Suku Anak Dalam (SAD), dan segenap warga SAD di bawah pimpinannya.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan perhatian yang diberikan. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap kami,” ujar Sargawi.(E-2)
Negara tidak boleh kalah dari para pelaku TPPO yang meresahkan dan mengancam keselamatan anak-anak.
PERJALANAN hidup Bilqis Ramdhani, 4, menjadi perhatian publik setelah kisah penculikannya terungkap dan berakhir dengan penyelamatan dramatis di Provinsi Jambi.
BILQIS Ramadhany, 4, anak korban penculikan anak asal Makassar, Sulawesi Selatan ditemukan di pemukiman Suku Anak Dalam di Jambi. Bupati Merangin HM Syukur mengumpulkan tumenggung
Dalam kasus ini, Orang Rimba korban dari sistem yang lebih besar, korban dari kemiskinan struktural, kehilangan wilayah hidup, dan ketidakadilan sosial.
Menurut kami, di bawah pimpinan Pak Iptu Made Yaso, pelayanan, pengayoman Polsek Air Hitam terhadap warga Suku Anak Dalam, maupun masyarakat desa di Air Hitam sudah sangat baik.
Tindak kekerasan yang juga melukai tiga Orang Rimba tersebut, terjadi Selasa, sekitar pukul 13.00 WIB, di sekitar kebun kelapa sawit PT Kahuripan, Kabupaten Tebo, Jambi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved